Bulog Pastikan Stok Beras Kotim Aman Jelang Ramadhan, Cukup Hingga Sembilan Bulan
Bulog Kotawaringin Timur menjamin ketersediaan Stok Beras Kotim sangat aman menyambut Ramadhan 1447 H, bahkan mampu bertahan hingga sembilan bulan ke depan. Bagaimana rincian cadangannya?
Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan cadangan beras di wilayahnya sangat aman menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Ketersediaan ini diproyeksikan cukup untuk kebutuhan masyarakat hingga sembilan bulan ke depan.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur, Muhammad Azwar Fuad, menegaskan hal tersebut di Sampit pada Rabu. Pernyataan ini disampaikan saat tim Satgas Saber Pangan Pusat Badan Pangan Nasional (Bapanas) Wilayah Kalimantan Tengah melakukan pemantauan harga dan pasokan.
Wilayah pelayanan Bulog Kotim mencakup tiga kabupaten, yaitu Kotawaringin Timur, Katingan, dan Seruyan. Oleh karena itu, memastikan pasokan beras yang stabil dan aman selalu menjadi prioritas utama lembaga ini.
Cadangan Beras Melimpah untuk Tiga Kabupaten
Muhammad Azwar Fuad mengungkapkan bahwa stok beras Bulog Kotim saat ini mencapai 7.000 ton. Jumlah cadangan ini diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga kabupaten hingga sembilan bulan mendatang.
Ketersediaan cadangan beras yang besar ini menjadi perhatian serius Bulog. Terutama mengingat tanggung jawab pelayanan yang meliputi wilayah Kotawaringin Timur, Katingan, dan Seruyan.
Penegasan keamanan stok disampaikan Fuad kepada tim Satgas Saber Pangan Pusat Bapanas Wilayah Kalimantan Tengah. Tim tersebut secara langsung melakukan pemantauan harga, pasokan, dan ketersediaan bahan pangan di daerah ini.
Fuad juga mendampingi tim Satgas Saber Pangan melihat langsung cadangan beras di gudang Bulog. Lokasi gudang berada di Jalan HM Arsyad dan Jalan Jenderal Sudirman KM 9 Sampit.
Kombinasi Serapan Lokal dan Impor Perkuat Stok Beras Kotim
Cadangan beras yang ada sebagian besar berasal dari serapan hasil panen petani lokal. Penyerapan dilakukan di tiga kabupaten yang menjadi wilayah layanan Bulog Kotim.
Sekitar 20 persen dari total Stok Beras Kotim merupakan beras impor. Beras ini didatangkan dari negara Vietnam dan Myanmar untuk melengkapi kebutuhan pasokan.
Fuad optimis stok beras akan tetap aman menghadapi Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri nanti. Apalagi, periode saat ini hingga Maret akan memasuki masa panen raya di berbagai daerah.
Bulog berencana kembali menyerap gabah dari petani selama masa panen. Langkah ini akan semakin menambah cadangan beras di gudang penyimpanan Bulog Kotim.
Ketersediaan Komoditas Lain dan Harga Eceran Minyakita
Selain beras, Bulog Kotim juga memastikan ketersediaan komoditas pangan penting lainnya untuk masyarakat. Stok gula pasir saat ini mencapai 7 ton, siap memenuhi permintaan pasar.
Persediaan minyak goreng premium juga tersedia sekitar 5.000 liter. Sementara itu, produk Minyakita memiliki stok mencapai 4.200 dus, menjamin pasokan stabil.
Minyakita dijual oleh Bulog dengan harga Rp14.500 per kemasan satu liter kepada pengecer. Harga ini masih memberikan keuntungan yang wajar bagi para pengecer.
Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700. Dengan demikian, pengecer masih memiliki selisih harga atau keuntungan yang memadai dari penjualan.
Sumber: AntaraNews