Bulog Jambi Pastikan Ketersediaan Pangan Jambi Aman, Harga Terkendali Jelang Tahun Baru
Bulog Jambi menjamin ketersediaan pangan di Provinsi Jambi tetap aman, termasuk beras, minyak goreng, dan gula pasir. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga pangan Jambi di pasaran dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kantor Wilayah Badan Urusan Logistik (Bulog) Jambi memastikan ketersediaan pangan utama di Provinsi Jambi, seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir, berada dalam kondisi aman. Kondisi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di pasaran serta memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Jaminan ini disampaikan di Jambi pada Selasa, 13 Januari 2026.
Manajer Pengadaan dan Pelayanan Publik Perum Bulog Jambi, Ahmad Mazajjad Faqihuddin, menegaskan bahwa stok di gudang saat ini sangat aman. Khusus untuk beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (PSO), Bulog mencatat ketersediaan cukup untuk lima bulan ke depan. Ini memberikan ketenangan bagi warga Jambi.
Ketersediaan pangan yang memadai ini menjadi strategi utama Bulog dalam menekan potensi gejolak harga. Dengan pasokan yang terjamin, masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan atau kenaikan harga yang signifikan. Upaya ini mendukung ketahanan pangan Jambi secara menyeluruh.
Cadangan Pangan Bulog Jambi Melimpah untuk Lima Bulan ke Depan
Bulog Jambi merinci bahwa cadangan beras PSO di gudang mencapai 10.471 ton. Jumlah ini akan bertambah signifikan dengan adanya pengiriman sebanyak 9.000 ton yang diperkirakan segera tiba di gudang penyimpanan. Total perkiraan stok beras akan mencapai sekitar 19 ribu ton.
Selain beras PSO, Bulog Jambi juga memiliki cadangan beras jenis premium sebanyak 351 ton. Ketersediaan ini menambah kekuatan stok beras secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan komitmen Bulog dalam menjamin ketersediaan pangan Jambi.
Komoditas pangan lainnya juga terpantau aman. Bulog Jambi mencatat adanya sekitar 500 ton jagung, 21 ton gula pasir, dan 161 ribu liter minyak goreng. Stok tepung terigu mencapai 800 kilogram (Kg) dan daging beku sebanyak tujuh ton.
Seluruh cadangan ini disiapkan secara strategis untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Dengan pasokan yang melimpah, Bulog Jambi optimistis dapat terus menyalurkan kebutuhan pangan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Strategi Bulog Jambi Menjaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat
Ahmad Mazajjad Faqihuddin menjelaskan bahwa secara umum, ketahanan pangan di Provinsi Jambi dinilai cukup hingga lima bulan ke depan. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, khususnya beras. Ini adalah kabar baik bagi konsumen.
Dari sisi harga, Bulog Jambi aktif melakukan intervensi pasar. Beras medium dijual senilai Rp12.300 per kilogram atau Rp56.500 per kemasan (5Kg). Harga ini lebih rendah dibandingkan harga tertinggi di pasaran yang mencapai Rp13.100 per Kg.
Selisih harga tersebut menjadi salah satu upaya konkret Bulog Jambi dalam menekan gejolak harga. Dengan menawarkan harga yang lebih terjangkau, Bulog membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah potensi fluktuasi harga komoditas. Ini merupakan bagian penting dari menjaga stabilitas harga pangan Jambi.
Pelayanan penjualan pangan oleh Bulog dilaksanakan setiap hari. Tidak hanya beras, berbagai komoditas pangan lainnya dipastikan tersedia dan dijual dengan harga yang relatif terjangkau. Ini memastikan akses mudah bagi seluruh lapisan masyarakat.
- Beras PSO: 10.471 ton (ditambah 9.000 ton dalam pengiriman)
- Beras Premium: 351 ton
- Jagung: 500 ton
- Gula Pasir: 21 ton
- Minyak Goreng: 161.000 liter
- Tepung Terigu: 800 Kg
- Daging Beku: 7 ton
Sumber: AntaraNews