Bulog Jambi Genjot Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Jelang Lebaran

Bulog Jambi mempercepat distribusi bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk 363 ribu penerima manfaat di Provinsi Jambi. Upaya ini krusial menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bulog Jambi Genjot Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Jelang Lebaran
Bulog Jambi mempercepat distribusi bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk 363 ribu penerima manfaat di Provinsi Jambi. Upaya ini krusial menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri. (AntaraNews)

Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog berkomitmen penuh dalam mempercepat penyaluran bantuan pangan di Provinsi Jambi. Langkah ini menyasar 363 ribu masyarakat penerima manfaat pada tahun 2026. Percepatan ini dilakukan sebagai antisipasi menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Khusus untuk periode Februari-Maret 2026, Perum Bulog Kanwil Jambi telah menyiapkan total 7.262 ton beras. Selain itu, bantuan pangan minyak goreng sebanyak 1.452.468 liter juga siap didistribusikan secara serentak. Penyaluran ini bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera di tengah kebutuhan pokok yang meningkat.

Setiap penerima bantuan pangan (PBP) akan memperoleh jatah beras sebanyak 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima setiap PBP untuk dua bulan ini adalah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Distribusi ini diharapkan dapat menekan inflasi pangan, khususnya menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat perlindungan sosial. Bulog Jambi menunjukkan komitmennya dalam memastikan ketersediaan dan akses pangan bagi masyarakat penerima manfaat di seluruh Provinsi Jambi. Upaya ini sangat penting bagi keluarga prasejahtera.

Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Kanwil Jambi, Faqihuddin, menjelaskan detail proses penyaluran. Ia menegaskan bahwa total 7.262 ton beras dan 1.452.468 liter minyak goreng telah disiapkan. Jumlah signifikan ini menunjukkan keseriusan Bulog dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima alokasi yang jelas dan terukur. Jatah 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan per PBP diharapkan dapat secara substansial mengurangi pengeluaran rumah tangga. Total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan menjadi dukungan yang signifikan.

Bantuan pangan ini digagas pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah. Ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau sangat krusial, terutama bagi keluarga yang membutuhkan. Ini juga merupakan strategi efektif untuk menekan inflasi pangan.

Faqihuddin menekankan bahwa bantuan pangan 2026 ini memiliki peran strategis. Program ini dirancang untuk menekan inflasi pangan, khususnya beras dan minyak goreng, menjelang bulan Ramadhan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Idul Fitri. Periode ini seringkali diwarnai kenaikan harga kebutuhan pokok.

Bulog Kanwil Jambi berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. Sinergi ini penting untuk memastikan kelancaran distribusi dan efektivitas program bantuan. Tujuannya adalah memperkuat perlindungan sosial serta menjaga akses pangan masyarakat di wilayah Jambi.

Komitmen Bulog dalam mendukung pemerintah tercermin dari kecepatan dan skala penyaluran. Dengan target 363 ribu masyarakat penerima manfaat, program ini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Ini juga membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.

Ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau adalah kunci untuk mencegah gejolak sosial ekonomi. Bantuan pangan ini tidak hanya meringankan beban, tetapi juga memberikan kepastian akses terhadap kebutuhan dasar. Bulog Jambi terus berupaya maksimal demi kesejahteraan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi