Sorot
{{caption}}
Program 3 Juta Rumah Tembus 324 Ribu Unit hingga Juni 2026

{{caption}}
Demo Mahasiswa ITB Suarakan 4 Tuntutan

{{caption}}
Demo Mahasiswa Depan Kampus UKI, Lalu Lintas Cawang Tersendat

{{caption}}
Kejagung Segel Gudang Berisi Ribuan Unit Motor Listrik Kasus Korupsi BGN

{{caption}}
Hotel Sultan Dieksekusi Besok

{{caption}}
Geger Temuan Mayat Membusuk di Kontrakan Pinang Ranti

Topik Terkait
{{caption}}
Inflasi Tahunan Mei 2026 Tembus 3,08 Persen, Emas dan Minyak Goreng Jadi Penyebab Utama

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

{{caption}}
Inflasi Mei 2026 Tembus 0,28 Persen, Didorong Mahalnya Harga Cabai dan Beras

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau.

{{caption}}
BPS Catat Inflasi Jakarta Capai 2,12 Persen di April 2026, Dipicu Kenaikan Harga Tembakau dan Makanan

Dari sisi tren tahunan, inflasi Jakarta pada April 2026 tercatat lebih rendah dibandingkan April 2025 sebesar 2,21 persen.

{{caption}}
BPS Catat Inflasi Tahunan April 2026 Tembus 2,42 Persen, Makanan dan Tembakau Jadi Biang Kerok

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 3,06 persen.

BPS
{{caption}}
20 Komoditas Pemicu Inflasi Papua Maret 2026: Emas Perhiasan hingga Tarif Listrik

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua melaporkan 20 komoditas dominan menyumbang inflasi Papua Maret 2026 sebesar 3,50 persen (y-on-y), membuat pembaca penasaran penyebabnya.

{{caption}}
Inflasi Indonesia Maret 2026 Tembus 3,48%, Naik Dibanding Tahun Lalu

Inflasi Indonesia pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan tahun lalu.

{{caption}}
Emas Perhiasan Jadi Biang Kerok Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Tingkat inflasi kelompok ini lebih besar dibandingkan bulan sebelumnya dan bulan yang sama di periode sebelumnya.

{{caption}}
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi Pada Februari 2026, Sulawesi Selatan Paling Tinggi

Adapun kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau, dengan inflasi sebesar 1,54 persen.

{{caption}}
Data BPS: Inflasi Februari 2026 Tembus 0,68 Persen, Dipicu Daging Ayam dan Emas

Adapun komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau tersebut yaitu pertama, daging ayam ras.

BPS
{{caption}}
BPS: Inflasi NTT Desember 2025 Turun Jadi 2,39 Persen, Ini Rinciannya

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Inflasi NTT Desember 2025 yang tercatat sebesar 2,39 persen. Angka ini menunjukkan penurunan dari bulan sebelumnya. Apa saja pemicunya?

{{caption}}
Desember 2025 Inflasi 0,64 Persen, BPS: Emas dan Tembakau Jadi Biang Keroknya

Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau adalah cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,17 persen.

{{caption}}
Inflasi Lampung November 2025 Capai 1,14 Persen, Lebih Rendah dari Tahun Sebelumnya

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Inflasi Lampung November 2025 sebesar 1,14%, lebih rendah dari periode sebelumnya. Simak rincian komoditas pemicu dan penahan laju inflasi.

{{caption}}
Gubernur Pastikan Kelancaran Logistik NTT dan Stabilisasi Harga di Tengah Cuaca Ekstrem

Di tengah cuaca buruk, Gubernur Melki Laka Lena bergerak cepat memastikan kelancaran logistik NTT serta stabilisasi harga kebutuhan pokok, meninjau langsung Pelabuhan Tenau.

{{caption}}
Pemprov NTT Dorong Penyempurnaan Basis Data Sektoral NTT 2025 Melalui Portal Sasando

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) gencar mendorong penyempurnaan basis data sektoral NTT tahun 2025, melibatkan 20 perangkat daerah untuk mengoptimalkan Portal Sasando demi Satu Data Indonesia.

{{caption}}
Pemprov NTT Perkuat Kolaborasi Pemutakhiran Data Prioritas 2026 untuk Kebijakan Berbasis Bukti

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat kolaborasi dalam pemutakhiran data prioritas 2026, mengintegrasikannya ke Portal Sasando NTT demi ketersediaan data akurat sebagai dasar kebijakan berbasis bukti.

{{caption}}
Ekonomi NTT Tumbuh 4,88 Persen di Triwulan III-2025, Lampaui NTB

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Ekonomi NTT mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,88 persen pada Triwulan III-2025, menempati posisi kedua di kawasan Bali-Nusra. Simak detail pendorong dan tantangan pertumbuhan ekonomi NTT.