Pemprov NTT Dorong Penyempurnaan Basis Data Sektoral NTT 2025 Melalui Portal Sasando
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) gencar mendorong penyempurnaan basis data sektoral NTT tahun 2025, melibatkan 20 perangkat daerah untuk mengoptimalkan Portal Sasando demi Satu Data Indonesia.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) secara aktif mendorong penyempurnaan basis data sektoral untuk tahun 2025. Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam memastikan ketersediaan data yang akurat dan mutakhir, yang sangat krusial bagi berbagai program pembangunan di daerah. Kegiatan ini berpusat pada penginputan 1.492 dataset melalui Portal Sasando, sebuah platform digital yang menjadi tulang punggung pengelolaan data di NTT.
Proses penyempurnaan data ini melibatkan partisipasi aktif dari 20 perangkat daerah yang bertindak sebagai produsen data. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi NTT, Frederik C. P. Koenunu, di Kupang pada Sabtu (14/3), menegaskan bahwa upaya ini adalah bagian dari persiapan menuju implementasi program Satu Data Indonesia. Targetnya, pada periode 2026 hingga 2030, program tersebut dapat tersukseskan dengan basis data yang kuat.
Data yang dihimpun dan disempurnakan melalui kegiatan ini memiliki peran fundamental sebagai dasar dalam mendukung proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi berbagai program pembangunan di wilayah NTT. Ketersediaan data yang valid dan terpercaya akan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat dan efektif.
Pentingnya Akurasi Data untuk Pembangunan NTT
Secara nasional, pengelolaan data statistik sektoral di Nusa Tenggara Timur telah menunjukkan hasil yang positif. Pencapaian ini menjadi modal berharga bagi Pemprov NTT untuk terus meningkatkan kualitas data yang ada, khususnya dalam menyongsong program Satu Data Indonesia.
Frederik Koenunu menjelaskan bahwa untuk tahun 2025, fokus utama adalah penyempurnaan 1.492 dataset yang sudah ada, serta penambahan data-data relevan lainnya. Hal ini bertujuan agar kumpulan data yang dimiliki semakin komprehensif dan berkualitas tinggi.
Diskominfo NTT telah berkonsultasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan menerima saran penting terkait pengolahan data. BPS menekankan pentingnya pengolahan data secara profesional dengan tingkat keakuratan di atas 99 persen, mengingat data tersebut menyangkut pelayanan publik.
Oleh karena itu, diperlukan mitigasi risiko yang cermat, inovasi berkelanjutan, serta strategi koordinasi, kolaborasi, dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terlaksana dengan baik. Pendekatan ini memastikan bahwa data yang dihasilkan tidak hanya akurat tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya.
Peran Diskominfo NTT sebagai Wali Data dan Kolaborasi Strategis
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi NTT memegang peran sentral sebagai wali data dalam inisiatif ini. Sebagai wali data, Diskominfo bersinergi erat dengan Badan Pusat Statistik (BPS) NTT dan SKALA.
Sinergi ini bertujuan untuk menyediakan dan memastikan bahwa data sektoral yang dihasilkan akurat, dapat dipertanggungjawabkan, serta terintegrasi dengan baik. Integrasi data ini krusial untuk mendukung proses perencanaan pembangunan yang efektif di NTT.
Kerja kolaborasi dan koordinasi yang kuat antarlembaga menjadi kunci keberhasilan dalam tata kelola data. Dengan demikian, setiap pihak yang terlibat dapat berkontribusi secara optimal dalam pengumpulan dan pengolahan data.
Sistem kerja yang terstruktur dan mitigasi risiko yang tinggi juga diterapkan untuk mencapai efisiensi maksimal dalam pengelolaan data. Inovasi terus didorong untuk memastikan Portal Sasando dapat berfungsi sebagai sumber data yang andal dan bermanfaat.
Tata Kelola Portal Sasando dan Inovasi Mendatang
Keandalan pengolahan satu data melalui Portal Sasando diharapkan memberikan kontribusi besar bagi arah pembangunan daerah. Data yang terintegrasi dan akurat akan menjadi dasar bagi pimpinan daerah dalam mengambil keputusan strategis.
Tata kelola portal ini melibatkan kerja kolaborasi dan koordinasi yang intensif antarpihak terkait. Selain itu, sistem yang diterapkan harus memiliki mitigasi risiko tinggi serta mendorong inovasi untuk mencapai efisiensi dalam operasionalnya.
Saat ini, Diskominfo NTT juga tengah merancang dashboard eksekutif dengan bantuan tim teknis. Pengembangan ini bertujuan untuk menyempurnakan fitur-fitur informasi yang tersedia di Portal Sasando.
Penyempurnaan fitur-fitur ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik secara signifikan, memberikan akses informasi yang lebih mudah dan cepat bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Sumber: AntaraNews