Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Sidang Perdana Ardito Wijaya: Didakwa Suap dan Gratifikasi Miliaran, Ungkap Kode Brimob

{{caption}}
Bareskrim Polri Ungkap Peran Istri dan Anak Ko Erwin di Kasus TPPU Narkoba

{{caption}}
Connie Bakrie: Kedaulatan Udara Prinsip Fundamental yang Tak Dapat Ditawar

{{caption}}
Menteri PPPA Akui Keselamatan Seluruh Masyarakat Prioritas Nomor Satu

{{caption}}
Kepulangan Sang Penjaga Perdamaian: Tangis Histeris Sambut Jenazah Praka Rico Pramudia

{{caption}}
Pria di Lampung Tengah Habisi Nyawa Abang Ipar, Motifnya Bikin Miris

Topik Terkait
{{caption}}
20 Komoditas Pemicu Inflasi Papua Maret 2026: Emas Perhiasan hingga Tarif Listrik

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua melaporkan 20 komoditas dominan menyumbang inflasi Papua Maret 2026 sebesar 3,50 persen (y-on-y), membuat pembaca penasaran penyebabnya.

{{caption}}
Inflasi Indonesia Maret 2026 Tembus 3,48%, Naik Dibanding Tahun Lalu

Inflasi Indonesia pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan tahun lalu.

{{caption}}
BPS: Bulan Ramadan Selalu Terjadi Inflasi

BPS melaporkan inflasi Februari 2026 saat Ramadan lebih rendah dibanding 2022 dan 2025. Ayam, cabai, dan ikan segar jadi pemicu utama inflasi.

BPS
{{caption}}
Data BPS: Inflasi Februari 2026 Tembus 0,68 Persen, Dipicu Daging Ayam dan Emas

Adapun komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau tersebut yaitu pertama, daging ayam ras.

BPS
{{caption}}
BPS: Emas Perhiasan Turut Jadi Penyebab Inflasi Tahunan Januari 2026

Emas perhiasan menjadi salah satu komoditas dengan andil inflasi yang cukup dominan.

{{caption}}
Desember 2025 Inflasi 0,64 Persen, BPS: Emas dan Tembakau Jadi Biang Keroknya

Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau adalah cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,17 persen.

{{caption}}
BPS Catat Inflasi Sumsel November 2025 Hanya 0,02 Persen, Jauh Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Inflasi Sumsel November 2025 yang tercatat 0,02 persen mtm, menunjukkan penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Apa saja pemicu utama kenaikan dan penurunan harga di Sumatera Selatan?

{{caption}}
Cuaca Ekstrem dan Harga Emas Dorong Inflasi Jawa Barat November 2025

BPS Jawa Barat melaporkan Inflasi Jawa Barat November 2025 mencapai 0,16 persen secara bulanan, dipicu oleh cuaca ekstrem yang pengaruhi pasokan hortikultura dan tingginya harga emas perhiasan.

{{caption}}
Inflasi Lampung November 2025 Capai 1,14 Persen, Lebih Rendah dari Tahun Sebelumnya

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Inflasi Lampung November 2025 sebesar 1,14%, lebih rendah dari periode sebelumnya. Simak rincian komoditas pemicu dan penahan laju inflasi.

{{caption}}
Inflasi Oktober 2025 Capai 2,86 persen, Emas Perhiasan Jadi Biang Keroknya

Secara tahunan, terjadi inflasi sebesar 2,86 persen, sedangkan secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 2,10 persen.

{{caption}}
BPS: Emas Perhiasan Alami Inflasi Level Tertinggi dalam 5 Bulan

Kenaikan ini membuat emas perhiasan menjadi salah satu komoditas utama penyumbang inflasi nasional bulan September.

{{caption}}
Penyebab Utama Inflasi Juli 2025: Beras, tomat, dan Cabai Rawit

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau merupakan penyebab utama inflasi tertinggi pada Juli 2025.

BPS
{{caption}}
Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional

Mendagri menekankan bahwa terkendalinya inflasi menjadi aspek penting karena berdampak luas terhadap masyarakat.

{{caption}}
Kemendagri Apresiasi Pengendalian Inflasi Kota Tangerang, Masuk Jajaran Terbaik Nasional

Kementerian Dalam Negeri menobatkan Pengendalian Inflasi Kota Tangerang sebagai salah satu dari 12 daerah terbaik, menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

{{caption}}
Forum Kebangsaan Pimpinan MPR-DPR Beri Masukan Kritis ke Pemerintah: Soroti Ekonomi dan Komunikasi Publik

Forum Kebangsaan Pimpinan MPR-DPR 1999-2024 menyampaikan Masukan Pemerintah yang krusial, menggarisbawahi tantangan ekonomi, geopolitik, dan urgensi perbaikan tata kelola kebijakan serta komunikasi publik.

{{caption}}
Pemkab Tanah Bumbu Gencar Tekan Dampak Kenaikan BBM Non Subsidi Terhadap Harga Kebutuhan Pokok

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bergerak cepat menekan gejolak pasar akibat Dampak Kenaikan BBM Non Subsidi, memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha dan mencegah penimbunan.

bbm
{{caption}}
Strategi Bank Indonesia Redam Ancaman Inflasi Usai Kenaikan Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan harga energi global, jalur perdagangan, hingga risiko cuaca ekstrem seperti El Nino menjadi faktor yang dapat mendorong kenaikan harga barang.

{{caption}}
Gubernur Sumut Dorong Kerja Sama Antardaerah untuk Stabilitas Harga Pangan dan Kesejahteraan Petani

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menekankan pentingnya Kerja Sama Antardaerah (KAD) untuk menjaga keseimbangan pasar, menstabilkan harga, dan meningkatkan kesejahteraan petani, seperti terlihat dari pengiriman cabai merah dari Karo ke Palangkaraya.

{{caption}}
Meneropong Harga Emas Dunia di Tengah Konflik Timur Tengah

Emas kontrak Juni tercatat naik tipis USD 1,60 ke level USD 4.725,00, sementara perak kontrak Mei menguat USD 0,316 ke USD 75,85.

{{caption}}
10 Model Cincin Emas Ringan untuk Lansia agar Nyaman Dipakai Setiap Hari

Inspirasi model bangle emas ringan yang dirancang khusus untuk lansia, agar nyaman dipakai sehari-hari.

{{caption}}
Harga Emas Perhiasan Terbaru per Selasa 21 April 2026, Simak Selengkapnya di Raja Emas dan Laku Emas

Perhatikan informasi terkini mengenai harga emas perhiasan pada Selasa 21 April 2026.

{{caption}}
Perkembangan Teknologi: Jual Emas Kini Bisa dari Rumah, Begini Caranya

Lewat Goemas Express, pengguna dapat melakukan penjualan emas langsung dari rumah. Prosesnya dimulai dari pengajuan melalui aplikasi.

{{caption}}
Harga Terbaru Emas UBS-Antam-Galeri24 pada Senin 20 April 2026

Harga emas di Pegadaian sewaktu-waktu bisa berubah.

{{caption}}
Sempat Turun 12 Persen, Harga Emas Diprediksi Bakal Kembali Meroket

Penurunan harga pada Maret lalu tersebut dipicu aksi jual besar-besaran akibat penumpukan eksposur investor retail terhadap emas.