Sorot
{{caption}}
Pemotor Mengaku TNI Lawan Arah di Depok Ternyata Karyawan Marketing

{{caption}}
Pulang Pelantikan Konvoi Geber Motor, Pesilat di Lampung Dikeroyok

{{caption}}
30 Pasukan Manggala Agni Dikerahkan Tangani Kebakaran TPA Jatiwaringin

{{caption}}
KPK Soroti Regenerasi Korupsi di Langkat, Dua Kali Bupati Ditangkap

{{caption}}
DPR Dorong Perubahan UU Pilkada Usai Marak OTT Kepala Daerah

{{caption}}
Drone Thermal Dikerahkan Bantu Deteksi Api di TPA Jatiwaringin

Topik Terkait
{{caption}}
Inflasi Tahunan Mei 2026 Tembus 3,08 Persen, Emas dan Minyak Goreng Jadi Penyebab Utama

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

{{caption}}
Inflasi Mei 2026 Tembus 0,28 Persen, Didorong Mahalnya Harga Cabai dan Beras

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau.

{{caption}}
BPS Catat Inflasi Tahunan April 2026 Tembus 2,42 Persen, Makanan dan Tembakau Jadi Biang Kerok

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 3,06 persen.

BPS
{{caption}}
BPS Catat Inflasi April Naik ke 0,13 Persen, Dipicu Tarif Pesawat dan Harga BBM

BPS menyampaikan, terjadi inflasi sebesar 2,06 persen secara tahun kalender (year to date) pada April 2026.

{{caption}}
Data BPS: Inflasi Februari 2026 Tembus 0,68 Persen, Dipicu Daging Ayam dan Emas

Adapun komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau tersebut yaitu pertama, daging ayam ras.

BPS
{{caption}}
Data BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026, tapi Emas Masih Jadi Primadona

BPS mencatat kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,03 persen.

{{caption}}
Inflasi Oktober 2025 Capai 2,86 persen, Emas Perhiasan Jadi Biang Keroknya

Secara tahunan, terjadi inflasi sebesar 2,86 persen, sedangkan secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 2,10 persen.

{{caption}}
Penyebab Utama Inflasi Juli 2025: Beras, tomat, dan Cabai Rawit

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau merupakan penyebab utama inflasi tertinggi pada Juli 2025.

BPS
{{caption}}
Harga Beras Mahal, Inflasi Juli Tembus Jadi Segini

Inflasi bulanan sebesar 0,30 persen ini disebabkan oleh kenaikan indeks harga konsumen yang menjadi 108,60.

BPS
{{caption}}
Inflasi Desember 0,44 Persen, Dipicu Naiknya Harga Makanan dan Minuman

Dia mengungkapkan bahwa inflasi tahunan atau year-on-year (YoY), pada Desember 2024 tercatat sebesar 1,57 persen.

BPS
{{caption}}
Data BPS: Inflasi Desember 0,41 Persen, Tertinggi Sepanjang 2023

Kenaikan inflasi Desember 2023 ini disumbang oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi sebesar 1,07 persen.

{{caption}}
Kelautan dan Perikanan Jadi Kunci Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Sektor kelautan dan perikanan berperan besar dalam menjaga stabilitas tersebut karena sekitar 54 persen kebutuhan protein hewani masyarakat.

{{caption}}
BPS: Inflasi Indonesia Tetap Terkendali Hingga Juni 2026

Selain itu, Ateng pun menyebut kelompok transportasi sebagai kontributor inflasi tahunan terbesar kedua pada Juni 2026.

{{caption}}
Inflasi Juni 2026 Tembus 3,34 Persen, Dipicu Naiknya Harga BBM Non-Subsidi

Terjadi inflasi sebesar 0,44 persen secara bulanan pada Juni 2026, atau kenaikan IHK dari 111,40 pada Mei 2026 menjadi 111,89 pada Juni 2026.

{{caption}}
Bulog Tulungagung Gelontorkan Ratusan Ton Beras SPHP Tiap Pekan, Jaga Stabilitas Harga Pangan

Perum Bulog Cabang Tulungagung secara masif menyalurkan 200-300 ton Beras SPHP setiap pekan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah potensi inflasi akibat kenaikan harga BBM.

{{caption}}
Update Terkini Harga Pangan Strategis: Telur Ayam dan Bawang Merah Stabil Tinggi di Sabtu Pagi

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan strategis, menunjukkan telur ayam dan bawang merah tetap tinggi pada Sabtu pagi. Simak rinciannya!

{{caption}}
Harga Kebutuhan Pokok Bandung Relatif Stabil, Disdagin Pantau Ketat Pasar

Disdagin Kota Bandung memastikan harga kebutuhan pokok Bandung di pasar tradisional dan ritel modern relatif stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan, menjaga daya beli masyarakat.

{{caption}}
Dinsos Blora Sinkronkan Data Calon Penerima Bantuan Sambung Listrik, Pastikan Tepat Sasaran

Dinas Sosial Blora berkoordinasi dengan BPS dan Disdukcapil untuk sinkronisasi data calon penerima Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), memastikan program bantuan sambung listrik Blora tepat sasaran dan memenuhi persyaratan.

{{caption}}
KPU Ungkap Penyebab Penurunan 599 Data Pemilih Rejang Lebong Pasca-Pemutakhiran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang Lebong melaporkan penurunan signifikan pada data pemilih Rejang Lebong sebanyak 599 orang setelah pemutakhiran triwulan II 2026. Apa saja faktor penyebabnya?

{{caption}}
Prospek Ekspor Indonesia Semester II 2026 Dibayangi Tarif AS dan Tekanan Komoditas

Ekonom CORE Indonesia menilai Prospek Ekspor Indonesia semester II 2026 dibayangi tarif AS dan tekanan komoditas global, memicu kekhawatiran terhadap kinerja perdagangan nasional.

bps
{{caption}}
BPS Sasar UMKM Perempuan di Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Data untuk Kebijakan Inklusif

Badan Pusat Statistik (BPS) berkolaborasi dengan Kemen PPPA dan PNM untuk memastikan UMKM perempuan terdata dalam Sensus Ekonomi 2026, demi kebijakan yang lebih berpihak dan inklusif.

bps
{{caption}}
Ditopang Ekspor Olahan Nikel Hingga Sawit, Neraca Perdagangan Non-Migas RI Surplus USD 16,31 M

BPS mencatat ekspor produk olahan nikel hingga Mei 2026 mencapai USD 5,41 miliar atau naik 61,06 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

{{caption}}
6 Juta Turis Asing Berkunjung ke Indonesia di Januari-Mei 2026, Tertinggi Sejak 2020

Selama Mei 2026, mayoritas kunjungan wisman merupakan pemegang paspor Malaysia sebanyak 298,21 ribu kunjungan (21,58 persen).