Gubernur Pastikan Kelancaran Logistik NTT dan Stabilisasi Harga di Tengah Cuaca Ekstrem
Di tengah cuaca buruk, Gubernur Melki Laka Lena bergerak cepat memastikan kelancaran logistik NTT serta stabilisasi harga kebutuhan pokok, meninjau langsung Pelabuhan Tenau.
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, turun langsung meninjau Pelabuhan Tenau di Kupang pada Sabtu, 10 Januari, untuk memastikan kelancaran logistik dan stabilisasi harga. Kunjungan ini dilakukan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan provinsi berbasis kepulauan tersebut, yang berpotensi menghambat distribusi barang.
Langkah proaktif Gubernur bertujuan untuk menjaga ketersediaan pasokan dan mencegah kenaikan harga barang yang dapat memicu inflasi di NTT. Pelabuhan Tenau memiliki peran krusial sebagai pintu utama keluar-masuk barang, sehingga stabilitas operasionalnya sangat vital bagi masyarakat.
Dalam tinjauannya, Gubernur Melki Laka Lena berdialog dengan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi kendala dalam aktivitas bongkar muat dan distribusi. Diskusi ini diharapkan menghasilkan solusi konkret demi menjamin kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi warga NTT.
Peran Strategis Pelabuhan Tenau dan Koordinasi Gubernur
Pelabuhan Tenau di Kupang menjadi urat nadi perekonomian Nusa Tenggara Timur, berfungsi sebagai gerbang utama bagi arus barang masuk dan keluar provinsi. Oleh karena itu, kelancaran logistik NTT sangat bergantung pada efisiensi operasional pelabuhan ini.
Gubernur Melki Laka Lena menekankan pentingnya menjaga stabilitas operasional Pelabuhan Tenau agar pasokan kebutuhan pokok tetap terjamin. Ketersediaan barang yang stabil akan berdampak langsung pada harga di tingkat konsumen, mencegah lonjakan inflasi.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi NTT, Selfi H. Nange, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Mahadin Sibarani. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi tantangan logistik.
Diskusi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk General Manager PT Pelindo Cabang Kupang, Andhik Wahyu Kristianto, serta perwakilan perusahaan pelayaran seperti Kacab Meratus, Ryan Rahman; Kacab Temas, I Gede Dody; dan Kacab Suntraco, Johan Harliman, menjadi kunci untuk menemukan solusi atas kendala yang ada. Koordinasi lintas sektor ini penting untuk memastikan kelancaran logistik NTT.
Komitmen Pelaku Usaha dan Optimalisasi Operasional
Gubernur Melki Laka Lena menegaskan pentingnya komitmen bersama dari seluruh pelaku usaha untuk menjaga stabilitas harga di NTT. Ia secara langsung meminta para pedagang dan pelaku usaha yang mengambil barang dari pelabuhan untuk tidak menaikkan harga secara sepihak.
Kesepakatan untuk menjaga stabilitas harga ini merupakan langkah krusial demi kepentingan masyarakat Nusa Tenggara Timur, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Hal ini juga mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi.
General Manager PT Pelindo Cabang Kupang, Andhik Wahyu Kristianto, menyampaikan bahwa operasional pelabuhan tetap berjalan optimal guna menjamin kelancaran pasokan barang. Pelindo berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran logistik NTT ke seluruh wilayah.
Sebagai solusi jangka pendek, disepakati perlunya perawatan rutin dan penyediaan stok suku cadang untuk peralatan operasional pelabuhan. Selain itu, dorongan untuk peremajaan alat yang telah berusia lama juga menjadi prioritas guna meningkatkan efisiensi bongkar muat dan memastikan kelancaran logistik NTT.
Sumber: AntaraNews