Gubernur NTT: UMKM Jadi Penopang Ekonomi di Tengah Gejolak Global, Percepatan KUR Mendesak

Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena menegaskan peran vital UMKM sebagai penopang ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global, mendorong percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penguatan sektor ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur NTT: UMKM Jadi Penopang Ekonomi di Tengah Gejolak Global, Percepatan KUR Mendesak
Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena menegaskan peran vital UMKM sebagai penopang ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global, mendorong percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penguatan sektor ini. (AntaraNews)

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menegaskan peran krusial usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penopang ekonomi daerah di tengah gejolak global. Pernyataan ini disampaikannya di Kupang pada Sabtu, 28 Maret, dalam sebuah rapat koordinasi bersama perbankan Himbara dan Bank NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Melki Laka Lena secara khusus mendorong percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna memperkuat sektor UMKM yang dinilai vital. Langkah ini merupakan respons terhadap kondisi ekonomi global yang belum stabil dan kebutuhan modal usaha yang terus meningkat di kalangan masyarakat.

Tingginya permintaan akses pembiayaan dari masyarakat menjadi sinyal jelas akan meningkatnya kebutuhan modal usaha yang harus segera direspons secara proaktif. Fasilitasi akses KUR diharapkan dapat menjaga UMKM tetap bergerak, produktif, dan berkontribusi pada stabilitas ekonomi lokal.

Gubernur Melki Laka Lena menyoroti KUR sebagai instrumen strategis pemerintah yang efektif dalam memperluas inklusi keuangan di masyarakat. Program ini secara khusus dirancang untuk mendorong pertumbuhan sektor riil, dengan fokus utama pada UMKM dan industri kecil menengah (IKM) di seluruh wilayah.

Menurut Melki, gairah pelaku usaha di sektor pengolahan, pertanian, dan peternakan di Nusa Tenggara Timur menunjukkan tren yang sangat positif. Potensi besar ini memerlukan dukungan pembiayaan yang optimal agar mampu menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan mendorong mereka untuk berkembang lebih jauh.

Di tengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian, UMKM terbukti menjadi bantalan ekonomi yang tangguh bagi daerah. Oleh karena itu, penyaluran KUR harus diintensifkan sebagai penguat agar usaha masyarakat dapat bertahan, berkembang, dan terus menciptakan lapangan kerja.

Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Melki Laka Lena menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan sektor perbankan. Kolaborasi ini krusial untuk mempercepat penyaluran KUR, namun tetap harus menjaga prinsip kehati-hatian dalam setiap proses pembiayaan.

Tujuan utama dari sinergi ini adalah memastikan bahwa penyaluran KUR berjalan sehat dan tidak menimbulkan risiko kredit macet yang dapat merugikan bank maupun pelaku usaha. Mekanisme perbankan yang transparan dan akuntabel harus tetap menjadi landasan utama.

Selain fokus pada percepatan penyaluran, Pemprov NTT juga aktif mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan masyarakat. Banyak pelaku UMKM yang masih belum sepenuhnya memahami akses dan mekanisme KUR, sehingga edukasi menjadi kunci untuk menjembatani kesenjangan informasi ini.

Melalui edukasi yang komprehensif, diharapkan masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh informasi yang cukup tentang KUR. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan secara tepat sasaran, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi