Dikabarkan Sembunyi di Bunker Bawah Tanah, Potret Terbaru Benjamin Netanyahu Cek Kerusakan di Tel Aviv jadi Sorotan
Berikut potret terbaru Benjamin Netanyahu saat cek kerusakan di Tel Aviv.
Perang Israel-Iran pecah sejak Jumat (13/6). Bermula saat Israel mengirikam serangan rudal ke Iran yang menargetkan 100 lokasi, termasuk fasilitas nuklir. Mirisnya, serangan Israel mengakibatkan tewasnya beberapa sejumlah pejabat tinggi militer dan tokoh penting, seperti kepala angkatan bersenjata serta ilmuwan nuklir terkemuka.
Tak butuh waktu lama, Iran mengirimkan serangan rudal ke Israel sebagai aksi balasan pada Sabtu (14/6) waktu setempat.
Meski memiliki sistem Iron Dome, salah satu rudal dari Iran ternyata berhasil melewati 'perisai' Israel tersebut. Akibatnya, rudal menghantam sebuah bangunan bertingkat di pusat Kota Tel Aviv, Israel.
Menariknya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan sembunyi di bunker bawah tanah saat serangan rudal Iran menghiasi langit Israel. Namun publik dibuat terkejut saat Netanyahu muncul untuk mengecek kerusakan di Tel Aviv.
Lantas bagaimana potret terbaru Benjamin Netanyahu saat cek kerusakan di Tel Aviv? Melansir dari akun Instagram eye.on.palestine, Rabu (18/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Netanyahu Cek Kerusakan di Tel Aviv
Publik dibuat terkejut dengan kemunculan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dari foto yang tersebar di media sosial. Ia tengah mengecek kerusakan di Tel Aviv akibat serangan rudal milik Iran.
Padahal sebelumnya, Netanyahu dikabarkan bersembunyi di bunker bawah tanah saat Israel diserang ratusan rudal oleh Iran. Kemunculannya ini sontak menjadi sorotan dunia.
"Perdana Menteri Israel Netanyahu mengunjungi Bat Yam di selatan Tel Aviv untuk memeriksa kerusakan yang disebabkan oleh serangan Iran," tulis dalam caption.
Pada foto terlihat Netanyahu tampil dengan mengenakan kemeja berwarna hitam. Ia juga tampak tengah berdiri di antara media maupun jajarannya. Di belakang Netanyahu, terlihat truk militer Israel yang tengah berjaga.
Dikabarkan Sembunyi di Bunker Bawah Tanah
Kemunculannya setelah gelombang serangan rudal Iran ini sontak mendapat atensi luar biasa dari publik. Apalagi sebelumnya dikabarkan Netanyahu sempat bersembunyi saat serangan rudal Iran menghiasi langit Israel. Meskipun lokasi pasti bunker tersebut tidak diungkapkan.
Selain netanyahu sembunyi di bunker, Menteri Pertahanan Israel, Katz, juga berada di sana. Beberapa menteri dan kepala lembaga pertahanan lainnya turut serta. Mereka membahas strategi serangan balasan terhadap Iran.
Keberadaan para pejabat tinggi Israel di bunker menunjukkan keseriusan situasi. Mereka mempersiapkan respons terhadap serangan Iran. Informasi ini rangkum dari sejumlah sumber pemberitaan internasional.
Jadi Sorotan Publik
Potret terbaru Benjamin Netanyahu saat cek kerusakan di Tel Aviv ini langsung menjadi sorotan masyarakat dunia. Berbagai komentar pun membanjiri unggahan tersebut.
"Di mana senyumnya sekarang!," tulis akun almabalic81.
"Kelihatannya bingung, seakan-akan dia tidak memulai kekacauan ini😏 Iran baru saja memberimu pratinjau. SAYA HARAP waktumu akan tiba tik tok 🕰️," tulis akun cendrellaam.
"Iran, tolong serang sebelum dia pergi. Please," tulis akun abbaszahira.
"Netanyahu, Anda tidak perlu menyalahkan siapa pun karena ini semua adalah urusan Anda," tulis akun jaru_nima.
"Konsekuensi dari tindakannya lol," tulis akun riadroyghandour.
"Dia harus sering berkunjung dalam beberapa hari ke depan :)))," tulis akun bahrami_zeinab.
Iran Balas Gempur Rudal ke Israel
Perang Iran-Israel pecah setelah Israel menyerang Teheran pada Jumat (13/6). Hanya selang beberapa jam, Iran membalas serangan Israel yang sebelumnya telah menyasar fasilitas militer dan nuklir miliknya.
Gelombang serangan udara Iran pun diluncurkan secara bertubi-tubi sebagai aksi pembalasan serangan Israel. Meski memiliki sistem Iron Dome, salah satu rudal dari Iran ternyata berhasil melewati 'perisai' Israel tersebut.
Akibatnya, rudal menghantam sebuah bangunan bertingkat di pusat Kota Tel Aviv, Israel pada Sabtu (14/6) malam waktu setempat. Banyak jendela yang hancur dan area yang paling parah terkena menjadi tumpukan batang baja yang bengkok dan terbuka.
Serangan Israel ke Iran
Sebelumnya, Israel meluncurkan serangan terhadap Iran pada Jumat (13/6) waktu setempat. Serangan ini menargetkan sekitar 100 lokasi, termasuk fasilitas nuklir. Mirisnya, serangan Israel mengakibatkan tewasnya beberapa sejumlah pejabat tinggi militer dan tokoh penting, seperti kepala angkatan bersenjata serta ilmuwan nuklir terkemuka.
Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani mengatakan, dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Jumat bahwa sedikitnya 78 orang tewas dan 320 lainnya terluka akibat serangan Israel terhadap Iran, yang dimulai pada Jumat dini hari, sebagai bagian dari Operasi Rising Lion.
Iran juga menyatakan bahwa serangan Israel pada hari Jumat (13/6) ini merupakan declaration of war (deklarasi perang). Mengutip AFP, Sabtu (14/6), pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memberikan peringatan kepada Israel bahwa mereka harus bersaip menghadapi konsekuensi yang "pahit dan menyakitkan" akibat serangan tersebut.