Perkuat Ruang Digital Sehat, Komdigi Tangani 3,7 Juta Lebih Konten Negatif
Skala penanganan ini mencerminkan besarnya tantangan di ruang digital sekaligus intensitas pengawasan melindungi masyarakat dari dampak sosial.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ruang digital Indonesia dengan menangani 3.784.251 konten internet negatif sepanjang periode 20 Oktober 2024 hingga 9 Februari 2026.
Penanganan tersebut mencakup 2.963.326 konten perjudian online, 730.855 konten pornografi, 35.010 konten penipuan, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya di situs dan media sosial. Skala penanganan ini mencerminkan besarnya tantangan di ruang digital sekaligus intensitas pengawasan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak sosial dan ekonomi akibat kejahatan siber.
"Penanganan jutaan konten negatif ini merupakan bentuk komitmen negara dalam memastikan ruang digital Indonesia tetap aman, produktif, dan beretika. Kami terus memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kolaborasi dengan platform digital, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem digital yang sehat," ujar Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, di Jakarta, Jumat (13/2).
Pengawasan dan penindakan dilakukan tidak hanya terhadap situs web, tetapi juga di berbagai platform media sosial. Dalam periode yang sama, sebanyak 488.038 konten negatif berhasil ditangani di berbagai platform digital, termasuk Meta, Google, Telegram, TikTok, X, dan layanan berbagi file.
Pendekatan ini menunjukkan langkah komprehensif Komdigi dalam memastikan konten bermuatan pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti lintas platform.
Upaya pengawasan dilakukan melalui kombinasi patroli siber, verifikasi laporan masyarakat, serta koordinasi intensif dengan para penyelenggara sistem elektronik. Komdigi juga memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan proses penanganan berjalan cepat, akurat, dan terukur.
Dirjen Alexander menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga efektivitas pengawasan ruang digital.
"Kami memastikan setiap laporan dan temuan ditindaklanjuti secara responsif melalui koordinasi yang intensif dengan berbagai pihak. Penguatan sinergi lintas sektor ini penting agar penanganan konten negatif dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan," lanjutnya.
Pendekatan Preventif
Selain penindakan, Komdigi juga mengedepankan pendekatan preventif melalui penguatan literasi digital, penyempurnaan regulasi, serta pengembangan teknologi pemantauan berbasis data dan kecerdasan buatan.
Bangun Kesadaran Bersama
"Pengawasan ruang digital tidak hanya soal penindakan, tetapi juga membangun kesadaran bersama. Kami ingin masyarakat semakin cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital," lanjutnya.
Komdigi akan terus meningkatkan efektivitas pengawasan serta memperluas kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan ekosistem digital nasional yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, serta mendukung transformasi digital yang berorientasi pada kepentingan publik.