Selain Urine Berbuih, Ini Tanda Awal Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Penyakit ginjal pada tahap awal sering kali tidak menunjukkan gejala yang mencolok. Namun, beberapa tanda yang bisa diperhatikan adalah urine berbuih.
Penyakit ginjal pada tahap awal sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Hal ini menyebabkan banyak orang tidak menyadari adanya penurunan fungsi ginjal yang terjadi. Padahal, jika seseorang dapat mengenali tanda-tanda sejak dini, upaya pencegahan terhadap kerusakan yang lebih serius dapat dilakukan.
"Pada saat ginjal terganggu tahap awal, gejala sangat tidak terasa. Itu yang bahaya," ungkap dokter spesialis penyakit dalam konsultan ginjal hipertensi, Pujiwati, dari RS EMC Pulomas. Ia menambahkan bahwa sebenarnya tubuh sudah memberikan tanda-tanda, namun sering kali dianggap sepele.
Berikut adalah beberapa tanda yang mungkin menunjukkan seseorang mengalami penyakit ginjal:
1. Sering Buang Air Kecil di Malam Hari
Meskipun minum dalam jumlah normal, frekuensi buang air kecil di malam hari dapat meningkat, bahkan sampai terbangun beberapa kali.
"Kalau ginjal sudah terganggu, jadi lebih banyak mengekskresikan di malam hari, itu karena sudah ada gangguan pada ginjal," jelas Pujiwati dalam acara Healthy Monday bersama EMC Healthcare untuk memperingati Hari Ginjal Sedunia 2026 pada Senin, 30 Maret 2026.
2. Air Seni Berbuih
Ketika buang air kecil, penting untuk memeriksa penampakan air seni. Jika air seni berbuih, keruh, atau terdapat darah, hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada ginjal.
3. Orang Muda dengan Tekanan Darah Tinggi
"Biasanya, orang muda jarang mengalami tekanan darah tinggi, tetapi jika ada orang muda dengan hipertensi, maka kemungkinan besar ada masalah ginjal," tambah dokter yang menyelesaikan pendidikan subspesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut.
Tanda-tanda penyakit ginjal pada tahap lanjut meliputi beberapa gejala yang perlu diwaspadai
Ketika penyakit ginjal mencapai tahap yang lebih parah, gejala-gejala tambahan sering kali muncul. Misalnya, seseorang mungkin mengalami pembengkakan pada wajah dan sering mengalami kram otot. Selain itu, rasa gatal pada kulit juga dapat menjadi indikasi adanya masalah pada fungsi ginjal.
"Kulit gatal itu karena produk sampah tubuh tidak terbuang dengan baik," kata Pujiwati. Gejala lain yang mungkin dialami oleh pasien ginjal adalah pembengkakan pada kaki, serta perasaan mual dan muntah.
"Bahkan paru-paru bisa terendam air, itu sudah masuk ke tahap lanjut," tuturnya.
Penyakit ginjal pada tahap awal sering kali tidak menunjukkan gejala. Kapan sebaiknya kita melakukan pemeriksaan?
Penyakit ginjal pada tahap awal sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga sangat penting untuk melakukan skrining. Menurut dokter spesialis urologi, Mochamad Sri Herlambang dari RS EMC Tangerang, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa riwayat kesehatan keluarga. Jika terdapat anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit ginjal, seperti batu ginjal, maka pemeriksaan fungsi ginjal perlu dilakukan lebih awal.
"Lalu, orang dengan komorbid seperti diabetes atau yang memiliki tekanan darah tinggi juga harus memeriksakan fungsi ginjal," saran dokter yang akrab disapa Gilang.
Selain itu, individu yang sering mengeluhkan nyeri pada bagian pinggang disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan CT Scan untuk mengidentifikasi penyebab nyeri tersebut.
"Lalu, kalau sudah di atas 50 bisa dicek 6 bulan sekali," tutur Gilang, menekankan pentingnya pemantauan kesehatan ginjal secara rutin pada usia lanjut.