Cak Imin Sindir Ulama yang Tak Peduli Isu Lingkungan, Siapa Dia?
Kendati tak menyebut secara gamblang siapa ulama yang dimaksud, namun Cak Imin menyayangkan sikap ulama tersebut.
Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyindir ada ulama yang menganggap lingkungan hidup hal yang tidak penting.
Kendati tak menyebut secara gamblang siapa ulama yang dimaksud, namun Cak Imin menyayangkan sikap ulama tersebut.
“Ada ulama yang malah menganggap lingkungan hidup nggak terlalu penting. Ini tanda-tanda zaman apa tanda-tanda zaman ini,” kata Cak Imin saat hadir di acara Pengukuhan dan Rakernas 1 PB IKA-PMII di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (13/7).
Cak Imin justru memuji Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar. Menurutnya, Nasaruddin menunjukkan sikap yang baik karena telah mengingatkan masyarakat soal pentingnya menjaga lingkungan.
Dia bilang, Nasaruddin saat ini padahal bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, tetapi tetap memperlihatkan kepeduliannya terhadap lingkungan melebihi sikap yang ditunjukkan oleh ulama tersebut.
“Menteri Agama Republik Indonesia. Luar biasa Pak Nasar ini, Pak Nasar ini menteri, pemerintah, malah ngingatkan soal lingkungan hidup,” ucap Cak Imin.
Fakta ini membuat Cak Imin tidak habis pikir dengan perbedaan sikap yang muncul ke publik tersebut. “Yang pemerintah menganggap lingkungan hidup penting, yang ulama menganggap lingkungan hidup tidak penting,” kata dia.
Pengukuhan PB IKA PMII
Dalam forum yang sama, Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA-PMII) resmi dikukuhkan pada Minggu malam (13/7). Pengukuhan ini menjadi tanda bahwa struktur organisasi tersebut telah diakui secara resmi oleh pemerintah.
Ketua Panitia Pelaksana, Hery Haryanto Azumi, mengatakan kepengurusan PB IKA-PMII periode 2025–2030 bakal dipimpin Fathan Subchi sebagai Ketua Umum dan Nur Purnamasidi sebagai Sekretaris Jenderal.
"Pengukuhan ini untuk menandai bahwa kita sudah resmi dan approve, diakui oleh pemerintah. Jadi, PB IKA PMII ini yang diketuai oleh sahabat Fathan Subchi dengan Sekjen sahabat Nur Purnamasidi adalah kepengurusan yang sah, resmi," kata Hery di Hotel Bidakara.
Menurut Hery, PB IKA-PMII akan bersinergi dengan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menyukseskan program Asta Cita, yang dikenal sebagai delapan agenda strategis pemerintah.
"Jadi kita mengambil tema Asta Cita ini karena memang kita ingin bergerak sinergis, sejalan dengan program-program Pemerintah, tentunya tidak melupakan aspirasi dari masyarakat yang menjadi konstituen atau menjadi basis dari yang namanya gerakan PMII ini," jelasnya.
Para Menteri Hadir
Hery bilang, PB IKA-PMII akan mendukung semua program Asta Cita, selama program-program yang ada nantinya sejalan dengan aspirasi rakyat hingga sejalan dengan cita-cita PMII.
“Dan kami yakin Pak Prabowo dengan Asta Cita ini selaras dengan itu,” ucap Hery.
Sebagai informasi, pengukuhan PB IKA-PMII ini juga akan disertai rakernas, sehingga acara digelar selama dua hari dari 13–14 Juli 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta.
Sejak hari pertama digelar, sejumlah tokoh nasional hadir, seperti Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPR Cucun Samsurijal, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wamensesneg Juri Ardiantoro, dan Wamen BUMN Aminuddin Ma’ruf.
Selain itu, para anggota DPR serta kepala daerah yang merupakan alumni PMII juga turut hadir untuk meramaikan agenda pengukuhan dan rakernas ini PB IKA-PMII.