Disaksikan Presiden Prabowo, Majelis Ulama Indonesia Kukuhkan Pengurus Masa Khidmat 2025-2030

Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mengukuhkan pengurus baru untuk masa khidmat 2025-2030 di Masjid Istiqlal, dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto, menandai babak baru kepemimpinan MUI.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Disaksikan Presiden Prabowo, Majelis Ulama Indonesia Kukuhkan Pengurus Masa Khidmat 2025-2030
Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mengukuhkan pengurus baru untuk masa khidmat 2025-2030 di Masjid Istiqlal, dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto, menandai babak baru kepemimpinan MUI. (AntaraNews)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah resmi mengukuhkan jajaran pengurus baru untuk masa khidmat 2025-2030. Acara penting ini berlangsung khidmat di Masjid Istiqlal, Jakarta, dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi organisasi ulama terbesar di Indonesia dalam menjalankan perannya membimbing umat.

Pengukuhan pengurus ini berlandaskan pada Surat Keputusan bernomor Kep-1/DP-MUI/XI/2025. Surat keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan. Prosesi ini merupakan hasil dari Musyawarah Nasional (Munas) ke-11 MUI Tahun 2025 yang telah diselenggarakan sebelumnya.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto menambah bobot acara pengukuhan pengurus MUI tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh negara lainnya serta puluhan ribu jamaah, menunjukkan antusiasme tinggi dari berbagai lapisan masyarakat Islam.

Pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030 didasarkan pada hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-11 MUI Tahun 2025. Susunan kepengurusan ini telah ditetapkan melalui Surat Keputusan bernomor Kep-1/DP-MUI/XI/2025. Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan secara resmi menandatangani surat keputusan tersebut.

Susunan pimpinan ini akan mengemban amanah untuk lima tahun ke depan, membimbing umat dan memberikan fatwa keagamaan. Kepengurusan baru diharapkan dapat membawa MUI lebih adaptif terhadap tantangan zaman. Mereka juga diharapkan mampu menjaga persatuan umat di tengah dinamika sosial dan keagamaan.

Berikut adalah susunan lengkap Pimpinan MUI periode 2025-2030 yang telah dikukuhkan:

  • Ketua Umum: Anwar Iskandar
  • Wakil Ketua Umum: Cholil Nafis, Anwar Abbas, Marsyudi Syuhud
  • Ketua-Ketua: Asrorun Ni'am Sholeh, Gusrizal Gazahar, Mastuki Baidlowi, Abdul Manan Ghani, Abdul Moqsith Ghazali, M. Ajrul Tanjung, Sudarnoto Abdul Hakim, Sholahuddin Al-Aiyub, Fasli Jalal, Pasni Rusli, Faisal Nasir bin Madi, Siti Ma'rifah, Utang Ranuwijaya, Wahiduddin Adams, Muhammad Zaitun Rasmin, Ahmad Fahrur Rozi Burhan, Nusron Wahid, Noor Achmad
  • Sekretaris Jenderal: Amirsyah Tambunan
  • Wakil Sekretaris Jenderal: Aminuddin Yakub, Muhammad Ziyad, Asrori S. Karni, Arif Fahrudin, Sarmidi Husna, Hasuarli Halim, Shafira Mahrusah, Muhammad Buhari Muslim, Muhammad Adib Khumaidi, Ery Yusuf, Armai Arief, Nilmayetti Yusri, Ali M. Abdillah, Muhammad Ihsan Tanjung, Syamsul Qomar, Khairul Sholeh Rasyid, Mabroer, Rofiqul Umam Ahmad, Rahmat Hidayat
  • Bendahara Umum: Misbahul Ulum
  • Bendahara-Bendahara: Rudy Mas'ud, Diana Dewi, Trisnaningsih Yuliati Juaeli, Yayat Sujatna, Jojo Sutisna, Idy Muzayyad, Mahsin Ahmad, Erni Juliana Al-Hasanah Nasution

Selain pimpinan harian, Dewan Pertimbangan MUI juga turut dikukuhkan. Dewan ini beranggotakan tokoh-tokoh ulama dan cendekiawan muslim terkemuka. Mereka akan bertugas memberikan masukan strategis bagi kepengurusan MUI. Keberadaan dewan ini sangat penting dalam menjaga arah dan kebijakan organisasi.

  • Dewan Pertimbangan MUI: Nasaruddin Umar, Afifuddin Muhajir, Jimly Asshiddiqie, Hamdan Zoelva, Shafiq A. Mughni, Basri Bermanda, Abdul Lah Zaidi, Tamsil Linrung, Phil. Kamaruddin Amin, Amany Lubis, Bariah Priyumi, Yusnar Yusuf, Mashuri Abdillah, Zaenuddin, Masnun Tahir, Muhyiddin Junaidi, Muhammad Sapri Hutauruk
  • Sekretaris: Sad Ibrahim
  • Wakil Sekretaris: Zainut Tauhid Sa'adi, Zulfa Mustofa, Nauruz Zaman Husein, Ahmad Muzakki, Sabriati Aziz, Siti Aisyah, Valina Singka Subekti, Muhammad Mukri, Shodiqom, Nashirul Haq

Acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa khidmat 2025-2030 menjadi sorotan publik dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, didampingi oleh beberapa anggota Kabinet Merah Putih. Tampak hadir Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, menunjukkan dukungan pemerintah terhadap MUI.

Setibanya di Masjid Istiqlal, Presiden Prabowo, didampingi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, langsung menyalami jajaran pimpinan MUI satu per satu. Di barisan depan tempat para pimpinan MUI, terlihat juga Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menegaskan pentingnya peran MUI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Antusiasme umat Islam dalam acara ini sangat luar biasa. Lebih dari 58.000 jamaah dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam memadati kompleks Masjid Istiqlal sejak pagi hari. Sebagian dari mereka bahkan sudah hadir sejak waktu subuh, menunjukkan semangat kebersamaan. Jamaah yang didominasi pakaian serba putih memenuhi ruang ibadah utama hingga lantai empat dan lima Masjid Istiqlal, menciptakan suasana yang penuh khidmat dan persatuan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi