Terungkap Kecepatan McLaren YouTuber Andra ST Sebelum Kecelakaan

YouTuber Andra ST dan rekannya selamat dalam insiden tersebut.

Tim Regional
Oleh Tim Regional - Reporter
Terungkap Kecepatan McLaren YouTuber Andra ST Sebelum Kecelakaan
McLaren YouTuber Andra ST kecelakaan hingga terbelah dua (Foto: Arie Sunaryo/merdeka.com)

Mobil sport McLaren 720S berwarna kuning yang dimiliki oleh YouTuber Andra ST dari Sukoharjo mengalami kecelakaan tunggal dan terbelah menjadi dua di Jalan Solo-Wonogiri, tepatnya di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Insiden tersebut terjadi pada Rabu dini hari, 8 Juli 2026, sekitar pukul 01.45 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian Herlinanda, memberikan penjelasan mengenai kejadian ini. Menurut keterangan dari pengemudi, kecelakaan bermula setelah Andra selesai menonton hiburan dan berniat untuk jalan-jalan menuju Solo.

“Jadi saudara Andra ini selesai melaksanakan kegiatan nonton hiburan, berjalan dari arah selatan. Niatnya itu mau jalan-jalan ke arah Solo,” kata Iptu Ardian. Setelah melewati lampu merah di Punduhan, mobil yang dikemudikan tiba-tiba kehilangan kendali.

“Menurut keterangan dari pengemudi sementara ini, terjadi slip. Jadi ban-nya itu slip, tidak bisa menguasai kendaraan sehingga oleng ke kiri kemudian menabrak tiang,” jelasnya. Akibat dari benturan yang keras, bodi mobil McLaren tersebut terbelah menjadi dua bagian, dengan bagian depan mobil terlempar dan berhenti di atas trotoar.

McLaren YouTuber Andra ST kecelakaan hingga terbelah dua
YouTuber McLaren, Andra ST, mengalami kecelakaan dan terbelah dua (Foto: Arie Sunaryo/merdeka.com).

Iptu Ardian memastikan bahwa Andra dalam keadaan baik saat mengemudikan kendaraan. Tidak ditemukan tanda-tanda mengantuk maupun pengaruh alkohol pada dirinya.

"Oh, kalau kondisi menurut keterangannya ya enggak terlalu kencang. Jadi tidak terlalu kencang, mungkin masih kecepatan di bawah 100. Dan untuk kondisi pengemudi sendiri dalam keadaan fit ya, tidak terpengaruh alkohol ataupun mengantuk," tegasnya.

Di dalam kendaraan tersebut terdapat dua orang, yaitu pengemudi dan temannya bernama Robi. Setelah kejadian tersebut, keduanya segera dilarikan ke RS Indriati Solo Baru. Menurut hasil pemeriksaan dokter, kondisi Andra menunjukkan perbaikan dan telah diizinkan untuk pulang.

"Ya, jadi untuk keadaan pengemudi saat ini sudah diperbolehkan pulang. Dari hasil observasi dokter, untuk pengemudi bisa rawat jalan. Tapi untuk penumpang, saat ini masih observasi di rumah sakit," jelas Iptu Ardian.

Saat ini, pihak Satlantas Polres Sukoharjo menegaskan bahwa kejadian tersebut tergolong sebagai kecelakaan tunggal. Iptu Ardian menjelaskan, "Enggak. Jadi untuk hasil sementara ini masih kecelakaan tunggal, murni kecelakaan tunggal. Tapi nanti untuk lebih rincinya masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, pendalaman." Penjelasan ini menunjukkan bahwa meskipun ada dugaan awal, penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat.

Informasi yang disampaikan oleh Iptu Ardian menjadi penting dalam memahami situasi ini. Kecelakaan tunggal sering kali memunculkan pertanyaan mengenai penyebab dan dampaknya, sehingga penyelidikan yang mendalam sangat dibutuhkan. Kontributor dari merdeka.com, Arie Sunaryo, juga turut memberikan kontribusi dalam menyebarkan berita ini kepada masyarakat agar tetap mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan kasus tersebut.

Rekomendasi