Cak Imin Lepas 1.200 Peserta Mudik Gratis PKB Idul Fitri 1447 H, Tegaskan Komitmen Persaudaraan
Ketua Umum PKB, Cak Imin, melepas 1.200 peserta Mudik Gratis PKB Idul Fitri 1447 H menuju berbagai kota di Jawa, menegaskan program ini sebagai wujud komitmen persaudaraan partai.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, secara resmi melepas keberangkatan 1.200 peserta program “Mudik Gratis PKB Idul Fitri 1447 Hijriah” pada Minggu (15/3) di halaman Kantor DPP PKB, Jakarta. Program ini memfasilitasi pemudik dengan 25 bus yang akan mengantarkan mereka ke berbagai destinasi di Pulau Jawa. Inisiatif tahunan ini kembali menunjukkan komitmen PKB dalam berbagi kebahagiaan dan mempererat tali persaudaraan menjelang hari raya Idul Fitri.
Ribuan peserta mudik gratis ini akan diberangkatkan menuju sejumlah kota besar dan daerah di Jawa. Destinasi yang dituju meliputi Semarang, Rembang, Klaten, Surabaya, Wonogiri, hingga Yogyakarta. Cak Imin menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan gotong royong yang selalu dijunjung tinggi oleh PKB.
Pelepasan peserta mudik gratis ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh PKB setiap tahunnya. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Cak Imin berharap seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat dan berbahagia bertemu sanak famili.
Wujud Komitmen Persaudaraan dan Gotong Royong
Cak Imin menegaskan bahwa program Mudik Gratis PKB bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sebuah komitmen persaudaraan yang terus dijaga oleh partai. “Setiap tahun kami melaksanakan ini sebagai bagian dari kebersamaan, gotong royong, bahu-membahu berbagi bahagia untuk bersama-sama mengantarkan saudara-saudara yang mudik untuk bisa kembali ke rumah masing-masing,” ujar Cak Imin di halaman Kantor DPP PKB, Jakarta, Minggu. Pernyataan ini menggarisbawahi filosofi di balik penyelenggaraan program sosial tersebut.
Lebih lanjut, Cak Imin menjelaskan bahwa spirit gotong royong, kebersamaan, dan persaudaraan adalah nilai-nilai inti yang dipegang teguh oleh PKB. Ia menambahkan pentingnya untuk selalu "kembali ke akar" atau tidak melupakan asal-usul. “Spirit gotong royong, kebersamaan, persaudaraan, tidak lupa akar, atau kembali ke akar. Kami lakukan setiap tahun,” katanya. Hal ini mencerminkan upaya partai untuk selalu dekat dengan rakyat dan memenuhi kebutuhan mereka.
Program Mudik Gratis PKB ini juga menjadi simbol kepedulian partai terhadap masyarakat. Dengan menyediakan fasilitas transportasi gratis, PKB berharap dapat meringankan beban ekonomi pemudik. Inisiatif ini juga diharapkan dapat memperkuat ikatan emosional antara partai dan konstituennya di berbagai daerah.
Harapan Keselamatan dan Keberlanjutan Program
Dalam kesempatan pelepasan tersebut, Cak Imin menyampaikan doa dan harapannya bagi seluruh peserta Mudik Gratis PKB. Ia berharap agar para pemudik dapat sampai di tujuan dengan selamat dan sehat walafiat. “Semoga sampai di tujuan dengan selamat, sehat walafiat, berbahagia bertemu para keluarga, sanak famili, dan sumber kehidupan kita,” ujarnya. Doa ini menjadi penutup dari sambutan yang penuh kehangatan.
Cak Imin juga menyatakan harapannya agar program Mudik Gratis PKB ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Keberlanjutan program ini menunjukkan dedikasi PKB dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat secara konsisten. “Semoga pada tahun-tahun yang mendatang kami juga bisa melaksanakan terus,” katanya. Hal ini menunjukkan visi jangka panjang partai dalam program-program kemasyarakatan.
Antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis ini sangat tinggi, terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 1.200 orang. Keberangkatan menggunakan 25 bus memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik selama perjalanan. Program ini tidak hanya membantu mobilitas, tetapi juga menciptakan momen kebahagiaan bagi banyak keluarga di Hari Raya Idul Fitri.
Sumber: AntaraNews