Kemenimipas Berangkatkan 661 Peserta Mudik Bersama, Dukung Kelancaran Arus Idul Fitri 2026
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kembali menggelar program Mudik Bersama untuk Idul Fitri 1447 H/2026 M, memberangkatkan 661 peserta. Inisiatif ini bertujuan mengurai kepadatan arus mudik dan memberikan fasilitas perjalanan aman bagi.
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kembali menunjukkan kepeduliannya dengan memberangkatkan 661 peserta dalam program Mudik Bersama pada Sabtu, 14 Maret 2026. Program ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan yang bertujuan mendukung upaya pemerintah dalam mengurai kepadatan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Inisiatif ini memberikan fasilitas perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh keluarga besar Kemenimipas.
Menteri Imipas, Agus Andrianto, secara resmi melepas keberangkatan para pemudik dari Jakarta. Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian kementerian kepada para pegawai dan keluarganya. Selain itu, Mudik Bersama juga membantu mengurangi beban biaya yang akan dikeluarkan peserta dalam rangka mudik, sekaligus mendukung program pemerintah untuk mengurai kemacetan.
Sebanyak 17 bus disiapkan untuk melayani enam rute perjalanan utama, meliputi tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Program ini tidak hanya memfasilitasi pegawai, tetapi juga keluarga, taruna, PPPK, PPNPN, hingga peserta magang yang telah terverifikasi.
Detail Program dan Destinasi Mudik Kemenimipas
Program Mudik Bersama Kemenimipas tahun ini berhasil memberangkatkan 661 peserta setelah proses verifikasi. Meskipun total pendaftar mencapai 803 orang, Kemenimipas memastikan hanya peserta yang memenuhi syarat yang diberangkatkan. Peserta terdiri dari beragam elemen keluarga besar Kemenimipas, termasuk pegawai, keluarga, taruna, PPPK, PPNPN, serta peserta magang.
Untuk mengakomodasi jumlah peserta, Kemenimipas menyediakan 17 bus yang melayani enam rute perjalanan. Rute terbanyak ditujukan ke Surabaya dengan lima bus, diikuti Yogyakarta dengan empat bus. Sementara itu, Surakarta dan Semarang masing-masing mendapatkan jatah tiga bus untuk para pemudik.
Selain tujuan di Pulau Jawa, program Mudik Bersama Kemenimipas juga menjangkau Pulau Sumatera. Satu bus diberangkatkan menuju Lampung, dan satu bus lainnya menuju Palembang. Diversifikasi rute ini menunjukkan komitmen Kemenimipas untuk memfasilitasi mudik ke berbagai daerah.
Pesan Keselamatan dari Menteri Agus Andrianto
Dalam sambutannya, Menteri Imipas Agus Andrianto menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik. Ia berpesan kepada para pengemudi bus agar berhati-hati dan tidak terburu-buru mengingat waktu Lebaran masih panjang. Keselamatan adalah prioritas utama bagi seluruh peserta Mudik Bersama Kemenimipas.
Mantan Wakapolri itu juga mengingatkan peserta untuk menjaga keselamatan berkendara saat sudah berada di kampung halaman, terutama bagi pengguna sepeda motor. Penggunaan helm menjadi salah satu imbauan penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan. Pesan ini mencerminkan perhatian mendalam Kemenimipas terhadap kesejahteraan pesertanya.
Menteri Agus berharap seluruh peserta diberikan kesehatan dan kemudahan selama mudik. Ia mendoakan agar semua dapat kembali bertugas di Jakarta dan sekitarnya setelah merayakan Idul Fitri. Pesan ini menggarisbawahi harapan Kemenimipas agar program ini berjalan lancar dan membawa kebahagiaan bagi pesertanya.
Dukungan Mitra Strategis dan Rangkaian Kegiatan Ramadhan
Sekretaris Jenderal Imipas, Asep Kurnia, menambahkan bahwa keberhasilan program Mudik Bersama ini tidak lepas dari dukungan mitra strategis. Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Solusi Bangun Indonesia, dan ParagonCorp turut berkontribusi dalam penyediaan armada bus. Keterlibatan berbagai pihak ini memperkuat sinergi antara pemerintah dan swasta.
Kegiatan Mudik Bersama merupakan bagian dari rangkaian program Ramadhan yang diselenggarakan Kemenimipas. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Safari Ramadhan, penyaluran bantuan sosial, pembagian takjil, serta pengumpulan zakat dan infak. Program-program ini ditujukan bagi masyarakat luas dan keluarga warga binaan.
Melalui berbagai kegiatan ini, Kemenimipas berharap para peserta mudik dapat menjalani perjalanan dengan aman dan mempererat silaturahmi. Setelah kembali, diharapkan mereka dapat melanjutkan pengabdian kepada masyarakat dengan semangat baru. Kemenimipas berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga besarnya dan masyarakat.
Sumber: AntaraNews