Warung-Warung di TMP Kalibata Terbakar, Diduga Imbas Balasan Tewasnya Debt Collector yang Dikeroyok
Sebanyak enam warung di TMP Kalibata terbakar usai tewasnya seorang debt collector yang dikeroyok.
Suasana sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, mendadak ricuh pada Kamis (11/12) malam setelah sejumlah warung di area tersebut terbakar.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menyatakan sedikitnya enam titik api terdeteksi sebelum akhirnya dapat dipadamkan oleh pemilik warung dan petugas yang berada di lokasi.
“Kalau lihat dari titik api kurang lebih ada 6 titik api, namun bisa kita padamkan, kebetulan pemilik masih ada di sekitar sini,” kata Mansur.
Diduga Imbas Pengeroyokan Debt Collector
Mansur menduga kebakaran tersebut berkaitan dengan insiden pengeroyokan yang terjadi sore harinya di depan TMP Kalibata.
Peristiwa itu melibatkan dua debt collector yang dihajar kelompok orang tak dikenal, menewaskan satu dan membuat satu lainnya kritis.
“Karena ada korban dari teman-teman debt collector ini yang meninggal 1, 1 luka-luka dirawat di rumah sakit, mungkin ada rasa tidak terima. Imbasnya ke lingkungan sini yang tidak tahu menahu karena kejadiannya di jalan dan menurut keterangan saksi hanya spontanitas. Enggak tahu dari mana, masih dalam penyelidikan,” ujar Mansur dalam keterangannya, Kamis (11/12).
Sebelumnya, dua matel sempat menghentikan seorang pengendara motor sebelum mobil di belakangnya berhenti dan empat hingga lima orang turun untuk mengeroyok keduanya.
Mansur menegaskan tidak ada senjata tajam maupun senjata api yang digunakan.
“Enggak ada (luka tembak), saya pastikan enggak ada. Hanya menggunakan tangan kosong saja,” jelasnya.
Penyelidikan Masih Berjalan
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan hubungan antara kedua peristiwa tersebut.
Mansur menuturkan, serangan terhadap dua debt collector berlangsung sangat cepat sehingga pemetaan kronologi masih terus dilakukan.
“Karena kejadiannya begitu cepat, menurut keterangan saksi hanya hitungan beberapa menit,” tuturnya.