Viral Curhatan Warga Dipalak Rp300 Ribu saat Nyeberang di Bakauheni, 3 Orang Ditangkap & Pengelola Minta Maaf
Masyarakat akan melewati Pelabuhan Bakauheni diminta tidak menerima iming-iming demi mendapat jalur cepat menuju kapal.
Viral curhatan seorang wanita di Tiktok @sulastri_s.e.m.m yang menjadi korban pungutan liar (pungli) di lingkungan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Polres Lampung Selatan. Buntut video tersebut, 3 orang yang diduga pelaku pungli ditangkap.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan setelah ada video tersebut pihaknya melakukan sweeping.
"Malam itu juga, kami berhasil mengamankan tiga orang atas nama Aldo Rosi (18) dan Deki Afrizal (22) dan Sukry (30) saat ini sedang kita dalami pemeriksaan di KSKP Bakauheni," jelas Yusrin.
Ditanya terkait adanya unsur premanisme, polisi msih menyelidiki. Dia berjanji akan menindak tegas jika terbukti adanya tindakan premanisme untuk pungli.
Yusriandi meminta, seluruh masyarakat yang akan melakukan penyeberangan melewati Pelabuhan Bakauheni untuk tidak menerima iming-iming demi mendapat jalur cepat menuju kapal.
“Untuk para penumpang dapat ikuti semua arusnya ikuti jalurnya masuk kedalam kapal tidak perlu meminta bantuan siapapun dan pihak manapun, sehingga tidak terjadi dugaan-dugaan atau aksi-aksi premanisme terhadap para penumpanh," ungkapnya.
Sementara itu, General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Syamsudin mengatakan, permintaan maaf atas terjadinya praktik pungli dan mengapresiasi masyarakat yang berani melapor.
"Saya sudah minta rekan-rekan untuk untuk memastikan hal ini tidak terjadi lagi, dan ini sangat merugikan ASDP. Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan pengguna jasa yang telah melaporkan ini," ucap Syamsudin.
Syamsudin menambahkan, penanganan terkait kejadian pungli di Pelabuhan Bakauheni dan sempat viral, terkini sedang berproses.
"Saya ucapkan terimakasih kepada yang telah melaporkan dan Saat ini sedang berproses penanganannya,” pungkasnya.