Ditangkap, Ini Tampang Pelaku Pungli Modus Jalan Rusak & Bikin Macet di Jalan Lintas Sumbar
Dari sejumlah orang yang terekam dalam video pungli yang viral tersebut, satu sudah ditangkap.
Polisi berhasil menangkap pelaku pungutan liar (pungli) di Desa Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat, Rabu (29/1) malam.
Penangkapan ini dilakukan setelah aksi pungli tersebut viral di media sosial dan menyebabkan kemacetan parah di jalur perbatasan Sumatera Barat-Riau.
Kapolsek Pangkalan, Iptu Y Iwan Purwanto, membenarkan penangkapan tersebut meski baru satu orang yang dicokok.
"Kita masih melakukan pengembangan terhadap dugaan pelaku pungli yang kita temukan di lapangan yang diamankan saat patroli penguraian kemacetan," ujar Iwan saat dikonfirmasi merdeka.com.
Trik Licik Pungli ke Pengendara
Pantauan merdeka.com, modus operandi pelaku adalah dengan memanfaatkan jalan rusak. Mereka menutup jalan yang sebenarnya masih bisa dilalui dan meminta uang kepada pengendara yang melintas.
Aksi ini menyebabkan kemacetan hingga 7 jam, dari arah Sumatera Barat menuju Riau. Pungli ini modusnya jalan rusak yang sebenarnya masih bisa dilalui. Tetapi ditutup warga sekitar dan kemudian mereka sengaja minta-minta di jalan seolah uang terkumpul akan dipakai memperbaiki jalan rusak.
Pelaku pungli ini beraksi di beberapa titik sepanjang jalan. Mereka menghambat laju kendaraan dengan berdiri di dekat mobil sambil menyodorkan kardus. Setiap 200 meter terdapat pelaku pungli yang beraksi.
"Mereka memperlambat kendaraan dengan berdiri di dekat mobil sambil menyodorkan kardus. Setiap 200 meter ada pungli, sekitar 4 titik," kata Gunawan, salah satu pengemudi yang melintas dari Sumbar menuju Riau.
Pelaku Pungli Pilih-Pilih Target
Pelaku pungli ini lebih fokus menghambat pengendara yang menuju Riau. Diduga, mereka mengincar pengendara yang membawa uang lebih banyak dengan melihat jenis mobil.
"Mereka menghambat pengemudi yang menuju Riau, sedangkan yang menuju Sumbar tidak begitu diadang," jelasnya.