9 Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Material Longsor, Polda Sumbar Turun Tangan
Susmelawati mengungkap peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (14/5) sekira pukul 12.30 Wib.
Sebanyak sembilan penambang emas ilegal tewas. Mereka tertimbun materiak longsor di area pekerjaan di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung.
"Sudah pasti (penyelidikan) ya," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya di Kota Padang, Jumat (15/5).
Susmelawati mengungkap peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (14/5) sekira pukul 12.30 Wib. Saat ini kepolisian masih fokus pada upaya penanganan dan pemulihan korban. Apalagi, dari 12 pekerja di lokasi tiga orang dinyatakan selamat dari kejadian maut tersebut.
Pascakejadian, kata Susmelawati, polisi memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi kejadian. Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan, penyidikan dan memproses semuanya berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
"Itu tindak lanjut (penyelidikan dan penyidikan) yang akan dilakukan oleh Kapolres," kata dia.
Kini, penyidik Polda Sumbar melakukan pemantauan secara berkala sekaligus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat untuk mengawasi aktivitas tambang ilegal.
Tim SAR ke Lokasi
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kota Padang Abdul Malik mengatakan pihaknya tidak mendapatkan informasi pada saat longsor menimpa sembilan pekerja.
"Kami tidak mendapatkan informasi, tiba-tiba korban sudah keluar (dari longsor)," ujarnya.
Hubungi Camat Setempat
Bahkan, pihaknya sudah berusaha menghubungi camat setempat untuk mencari tahu kebenaran informasi mengenai pekerja tambang emas ilegal yang tertimbun longsor namun tidak terhubung.
"Pak camat sulit (dihubungi) juga dari semalam," ujarnya. Seperti dikutip Antara.