Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Meledak dan Api Menyembur, 5 Orang Tewas dan 1 Kritis
Sumur minyak yang meledak berada di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir. Polisi tengah melakukan penyelidikan dan melarang warga mendekat ke lokasi.
Sumur minyak ilegal di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan kembali memakan korban jiwa. Lima orang tewas dan satu lainnya kritis akibat ledakan sumur.
Sumur minyak yang meledak berada di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir. Polisi tengah melakukan penyelidikan dan melarang warga mendekat ke lokasi.
Para korban adalah RM, ND, RY, PT, dan PR, mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya dan meninggal dunia. Sementara satu korban lain masih dirawat intensif di RSUD Bayung Lencir dengan luka serius.
Ledakan terjadi saat para pekerja sedang menambang sumur minyak ilegal milik RI di atas lahan milik warga berinisial WU. Kuatnya ledakan membuat para korban terpental dan terbakar. Api yang menyembur dari sumur baru dapat dipadamkan oleh petugas.
Cari Penyebab Ledakan
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengungkapkan, penyidik masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab ledakan. Tim sudah menyegel lokasi agar memudahkan penyelidikan.
"Sejauh ini ada lima orang tewas akibat ledakan, masih ada dirawat di rumah sakit," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Senin (15/9).
Nandang menyebut Kapolda Sumsel telah menginstruksikan agar kasus ini ditangani secara tuntas dan transparan. Semua pihak yang terlibat akan diberikan sanksi hukum.
"Keberadaan sumur ilegal di Musi Banyuasin sangat banyak dan sering meledak yang menyebabkan pekerja tewas dan luka. Kasus ini jadi atensi pimpinan untuk diusut tuntas," kata Nandang.