UMPR dan Gubernur Kalteng Bersinergi Wujudkan Program 1 Rumah 1 Sarjana
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) bersama Gubernur Kalimantan Tengah meluncurkan Program 1 Rumah 1 Sarjana, membuka akses kuliah gratis bagi generasi muda Kalteng untuk meningkatkan kualitas SDM.
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Kalimantan Tengah guna melaksanakan Program 1 Rumah 1 Sarjana. Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat setempat, khususnya di Kalimantan Tengah. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kesempatan luas bagi generasi muda untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menyatakan bahwa Program 1 Rumah 1 Sarjana merupakan bagian integral dari implementasi Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia. Program ini berfokus pada pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di daerah. Melalui program ini, pemerintah provinsi berkomitmen penuh untuk memastikan setiap rumah di Kalimantan Tengah memiliki seorang sarjana.
Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara signifikan di Kalimantan Tengah. Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan adab dalam mengejar pendidikan tinggi. Beliau berpesan agar adab selalu diutamakan dalam kehidupan, sejalan dengan pentingnya ilmu pengetahuan.
Meningkatkan Kualitas SDM Kalimantan Tengah
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa Program 1 Rumah 1 Sarjana adalah upaya konkret pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan. Program ini sejalan dengan Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia yang menyoroti pembangunan sumber daya manusia. Tujuannya adalah membuka seluas-luasnya kesempatan bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk meraih pendidikan tinggi.
Komitmen pemerintah provinsi sangat kuat agar anak-anak Kalimantan Tengah dapat terus melanjutkan pendidikan mereka. Gubernur berharap setiap rumah di daerah ini dapat melahirkan sarjana, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan. Peningkatan kualitas SDM ini krusial untuk kemajuan dan daya saing Kalimantan Tengah di masa depan.
Selain fokus pada pencapaian akademik, Gubernur juga memberikan pesan penting kepada generasi muda. Beliau menekankan bahwa pendidikan dan sekolah memang sangat penting, namun adab atau nilai-nilai moral harus selalu diutamakan dalam kehidupan. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan karakter yang seimbang dengan kecerdasan intelektual.
Dukungan Penuh UMPR untuk Pendidikan Merata
Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Assoc Prof Muhamad Yusuf, menyambut baik kerja sama strategis ini. UMPR menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi aktif dalam menyukseskan Program 1 Rumah 1 Sarjana yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kesiapan ini menunjukkan komitmen UMPR sebagai institusi pendidikan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan.
Penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting bagi UMPR untuk berperan lebih besar dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kalimantan Tengah. UMPR berharap semakin banyak generasi muda yang dapat meraih pendidikan dan menjadi sumber daya manusia unggul. Kontribusi UMPR ini diharapkan dapat menciptakan SDM yang kompeten dan berdaya saing.
Melalui kerja sama ini, UMPR diharapkan menjadi salah satu perguruan tinggi terdepan yang mendukung terwujudnya pemerataan pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah. Peran UMPR tidak hanya sebatas penyedia pendidikan, tetapi juga pendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan visi UMPR untuk menjadi institusi pendidikan yang relevan dan berdampak positif bagi daerah.
Sinergi Berbagai Pihak dalam Peluncuran Program
Penandatanganan nota kesepahaman antara UMPR dan Gubernur Kalimantan Tengah dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan peluncuran Program Strategis Sektor Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Acara ini diselenggarakan secara hybrid di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Pelaksanaan acara secara hybrid memungkinkan partisipasi yang lebih luas dari berbagai pihak.
Kerja sama ini tidak hanya melibatkan UMPR dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan dukungan kolektif terhadap program pendidikan ini. Sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program jangka panjang.
Acara penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri oleh:
- 36 perguruan tinggi lainnya di Kalimantan Tengah
- Perwakilan SMA sederajat di Kalimantan Tengah
- Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo
- Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah
- Deputi Bidang Kebudayaan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Pungkas Bahjuri Ali.
Sumber: AntaraNews