Tahukah Anda? FBIT UMPR Laksanakan Pengabdian Masyarakat Ecoprint di Malaysia, Libatkan 35 Siswa SD!

FBIT UMPR sukses gelar Pengabdian Masyarakat di Sekolah Indonesia Johor Bahru, Malaysia. Mengusung tema Ecoprint, kegiatan ini libatkan 35 siswa SD. Simak selengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? FBIT UMPR Laksanakan Pengabdian Masyarakat Ecoprint di Malaysia, Libatkan 35 Siswa SD!
FBIT UMPR sukses gelar Pengabdian Masyarakat di Sekolah Indonesia Johor Bahru, Malaysia. Mengusung tema Ecoprint, kegiatan ini libatkan 35 siswa SD. Simak selengkapnya! (AntaraNews)

Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (FBIT) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) baru-baru ini sukses menggelar program pengabdian masyarakat di kancah internasional. Kegiatan ini berpusat di Sekolah Indonesia Johor Bahru, Malaysia, menarik perhatian banyak pihak. Program ini merupakan inisiatif dari Program Studi Pendidikan Biologi FBIT UMPR.

Pengabdian masyarakat ini secara spesifik mengusung tema inovatif, yaitu “Ecoprint: The Harmony of Science, Culture, and Character in the Context of Ethnopedagogy.” Tema ini dirancang untuk memperkenalkan ecoprint sebagai media pembelajaran yang kaya. Sebanyak 35 siswa sekolah dasar turut serta aktif dalam kegiatan edukatif tersebut.

Dr. Fathul Zannah, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi dan pendamping program, mengonfirmasi pelaksanaan kegiatan ini pada Jumat (3/10) dari Palangka Raya. Beliau menjelaskan bahwa ecoprint dapat menjadi sarana pembelajaran yang kontekstual dan sangat menyenangkan bagi para siswa. Inisiatif ini menunjukkan komitmen FBIT UMPR dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Konsep ecoprint yang diusung dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat FBIT UMPR ini bukan sekadar teknik seni, melainkan sebuah pendekatan holistik. Dr. Fathul Zannah, M.Pd. menyampaikan bahwa program ini bertujuan mengintegrasikan ilmu pengetahuan, budaya, dan pendidikan karakter melalui media ecoprint. Pendekatan ini dikenal sebagai etnopedagogi, yang memanfaatkan konteks budaya lokal dalam proses pembelajaran.

“Kegiatan ecoprint ini bukan sekadar menghasilkan karya seni, tetapi juga mengajarkan prinsip sains, mengenalkan budaya, serta menumbuhkan sikap peduli lingkungan,” ungkap Fathul Zannah. Pernyataan ini menegaskan bahwa ecoprint menjadi jembatan antara teori dan praktik. Siswa tidak hanya belajar tentang proses kimiawi pigmen alami, tetapi juga mengenal kekayaan flora lokal.

Melalui ecoprint, siswa diajak untuk memahami bagaimana alam dapat memberikan inspirasi dan bahan baku. Penggunaan bahan-bahan alami dari lingkungan sekitar menjadi fokus utama. Aspek budaya juga terangkum dalam pemilihan motif dan teknik yang bisa diadaptasi dari kearifan lokal. Ini menjadikan pembelajaran lebih bermakna dan relevan bagi peserta.

Selama kegiatan Pengabdian Masyarakat FBIT UMPR berlangsung, para siswa diberikan kesempatan emas untuk mencoba langsung teknik ecoprint. Mereka diajak berinteraksi dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan sekolah. Proses ini dimulai dari pemilihan daun dan bunga, penataan di atas kain, hingga tahap pencetakan pola yang unik.

Dr. Fathul Zannah mengamati bahwa para siswa menunjukkan antusiasme yang luar biasa. “Mereka tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pemilihan daun hingga proses pencetakan pola,” katanya. Keterlibatan aktif ini menunjukkan efektivitas metode pembelajaran yang kontekstual dan praktis. Setiap siswa memiliki kesempatan untuk berekspresi secara kreatif.

Aktivitas ecoprint ini tidak hanya fokus pada hasil akhir berupa karya seni. Lebih dari itu, kegiatan ini secara langsung melatih keterampilan motorik halus siswa. Selain itu, kreativitas mereka juga terasah dalam menata dan memilih bahan. Aspek penting lainnya adalah penumbuhan nilai kerja sama dan kebersamaan di antara peserta, karena beberapa tahapan memerlukan bantuan teman.

Dekan Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, Bapak Ade S. Permadi, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan Pengabdian Masyarakat FBIT UMPR ini. Beliau menyatakan kebanggaannya terhadap inisiatif Program Studi Pendidikan Biologi. Program ini dinilai mampu menghadirkan pembelajaran kreatif sekaligus memperkenalkan nilai budaya dan karakter melalui ecoprint.

“Kami sangat bangga dengan inisiatif Program Studi Pendidikan Biologi yang mampu menghadirkan pembelajaran kreatif sekaligus memperkenalkan nilai budaya dan karakter melalui ecoprint," ujar Bapak Ade S. Permadi. Pernyataan ini menegaskan komitmen fakultas dalam mendukung inovasi pendidikan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa FBIT UMPR tidak hanya berfokus pada akademik internal.

Bapak Dekan juga menegaskan bahwa program ini menunjukkan komitmen FBIT UMPR untuk terus mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kontribusi nyata tidak hanya diberikan di tingkat lokal, tetapi juga merambah kancah internasional. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang lebih erat antara perguruan tinggi dan sekolah di luar negeri. Ini juga memberikan pengalaman belajar bermakna bagi siswa Indonesia di Johor Bahru, Malaysia.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. FBIT UMPR berharap dapat terus memberikan dampak positif dan memperluas jangkauan kontribusinya di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi