UMPR Siapkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi di Pangkalan Bun Tingkatkan Kualitas SDM Kalteng
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) serius wujudkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, demi genjot kualitas SDM Kalimantan Tengah.
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) mulai melakukan persiapan pembukaan kampus baru di wilayah barat Provinsi Kalimantan Tengah, tepatnya di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari peran aktif UMPR dalam mendukung percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Tengah.
Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.AP., di Palangka Raya, Sabtu, menegaskan bahwa pembukaan kampus baru ini adalah komitmen UMPR untuk menghadirkan pendidikan tinggi kesehatan dan sains bertaraf nasional. Kampus tersebut ditargetkan mulai operasional dan menerima mahasiswa pada tahun 2026.
Langkah ini juga sejalan dengan program unggulan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dalam mendorong peningkatan kualitas SDM. UMPR ingin berkontribusi nyata dalam menyukseskan visi pembangunan SDM Kalimantan Tengah sebagai bagian dari regional “Kalimantan Harapan Baru Indonesia” yang disebut oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
UMPR Perkuat SDM Kalimantan Tengah melalui Kampus Baru
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. Pembukaan kampus baru di Pangkalan Bun menjadi bukti nyata upaya UMPR untuk menyediakan akses pendidikan tinggi yang berkualitas.
Inisiatif ini selaras dengan program prioritas Gubernur Kalimantan Tengah yang berfokus pada peningkatan SDM. UMPR bertekad untuk berperan aktif dalam mewujudkan visi pembangunan SDM di wilayah tersebut, terutama mengingat posisi strategis Kalimantan sebagai “Harapan Baru Indonesia” sesuai arahan Presiden RI.
Kehadiran kampus ini diharapkan dapat menjadi pusat keunggulan pendidikan, khususnya di bidang kesehatan dan sains. UMPR berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Program Studi Unggulan dan Target Operasional 2026
Kampus baru UMPR di Pangkalan Bun direncanakan akan mulai beroperasi dan menerima mahasiswa pada tahun 2026. Berbagai program studi strategis telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di Kalimantan Tengah dan sekitarnya.
Program studi yang akan dibuka mencakup S1 Kedokteran, Profesi Dokter, S1 Kedokteran Gigi, Profesi Dokter Gigi, Teknik Elektro Medik, Terapi Wicara dan Bahasa, Okupasi, serta Administrasi Rumah Sakit. Selain itu, sejumlah program studi saintek lainnya juga akan ditawarkan untuk memperkaya pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Rektor UMPR bersama jajaran dijadwalkan akan beraudiensi dengan Bupati Kotawaringin Barat pada pekan ketiga Februari 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk mengkoordinasikan tahapan dan dukungan daerah dalam mewujudkan perguruan tinggi bertaraf nasional di wilayah barat Kalimantan Tengah.
Dukungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pemerataan Akses Pendidikan
Rencana pembukaan kampus baru ini telah dilaporkan kepada Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Bambang Setiaji, serta Sekretaris Majelis, Prof. Ahmad Muttaqin. Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif penting ini.
Yusuf menegaskan bahwa pembukaan kampus di Pangkalan Bun merupakan wujud komitmen Persyarikatan Muhammadiyah dalam pemerataan akses pendidikan tinggi. Ini adalah ikhtiar Muhammadiyah agar akses pendidikan tinggi, khususnya bidang kesehatan dan teknologi, dapat dirasakan masyarakat hingga wilayah pedalaman.
UMPR juga menyampaikan apresiasi terhadap program unggulan Gubernur Kalimantan Tengah, “Satu Rumah Satu Sarjana”. Dengan adanya program ini dan pergerakan signifikan dari Bapak Gubernur, UMPR optimistis cita-cita seluruh warga Kalimantan Tengah untuk memiliki pendidikan sarjana dapat terwujud.
Sumber: AntaraNews