Tahukah Anda? LPKA Jambi dan Kemenag Batang Hari Jalin Kerja Sama Kuatkan Pendidikan Moral Anak Binaan
LPKA Jambi dan Kemenag Batang Hari berkolaborasi untuk meningkatkan Pendidikan Moral Anak Binaan, menjamin bekal kepribadian dan spiritual mereka sebelum kembali ke masyarakat.
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Jambi telah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang Hari. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan moral anak binaan serta pembinaan mental dan spiritual bagi mereka. Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah penting dalam upaya reintegrasi sosial anak-anak binaan.
Inisiatif penting ini diumumkan oleh Kepala LPKA Kelas IIB Muara Bulian, J Kasogi Surya Fattah, di Jambi pada Sabtu (18/10). Kerja sama tersebut merupakan wujud nyata komitmen kedua lembaga dalam memberikan bekal berharga. Anak binaan diharapkan memiliki fondasi moral yang kuat sebelum mereka kembali ke tengah masyarakat.
Melalui program ini, setiap anak binaan akan mendapatkan kesempatan mendalam untuk memahami nilai-nilai keagamaan. Hal ini juga akan memperkuat karakter positif mereka secara signifikan. Tujuannya adalah mencegah pengulangan pelanggaran hukum di masa mendatang dan memastikan mereka menjadi individu yang lebih baik.
Meningkatkan Pembinaan Kepribadian dan Mental Spiritual
Kepala LPKA Kelas IIB Muara Bulian, J Kasogi Surya Fattah, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis yang sangat krusial. Ini bertujuan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, serta tanggung jawab moral bagi anak binaan. Pembinaan ini menjadi bekal penting yang tak ternilai saat mereka kembali ke masyarakat.
Penandatanganan kerja sama ini merefleksikan komitmen kuat lembaga dalam memperluas jangkauan pembinaan spiritual. Setiap anak binaan akan mendapatkan kesempatan mendalami nilai keagamaan secara komprehensif. Ini juga akan memperkuat karakter positif mereka secara signifikan, membentuk pribadi yang lebih utuh.
Nota kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi masa depan mereka. Anak-anak binaan dapat menghindari pengulangan pelanggaran hukum dan membangun kehidupan baru. Mereka akan kembali ke tengah keluarga dan masyarakat dengan pribadi yang lebih baik dan siap beradaptasi.
Dukungan Kemenag Batang Hari dalam Edukasi Keagamaan
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Batang Hari, Zeifni Ishaq, menyambut baik kolaborasi yang terjalin ini. Ia melihatnya sebagai kesempatan berharga untuk membangun mental anak binaan melalui berbagai kegiatan kerohanian. Kebijakan LPKA yang memberikan ruang edukasi pembinaan agama patut didukung bersama secara maksimal.
Kemenag Batang Hari akan memberikan dukungan konkret dalam kerja sama ini, memastikan program berjalan lancar. Dukungan tersebut meliputi penyediaan tenaga penyuluh agama yang kompeten dan berpengalaman. Selain itu, akan diselenggarakan pelatihan rohani serta kegiatan keagamaan rutin yang bermanfaat.
Bimbingan moral yang berkelanjutan juga akan menjadi bagian integral dari program pendidikan moral anak binaan ini. Zeifni Ishaq menekankan bahwa pembinaan keagamaan adalah pondasi penting. Ini krusial dalam membentuk moral dan akhlak yang baik bagi setiap anak binaan di LPKA.
Mewujudkan Anak Binaan Berakhlak Mulia dan Berjiwa Nasionalis
Zeifni Ishaq berharap sinergi antara LPKA dan Kemenag ini dapat menjadi model pembinaan yang holistik dan komprehensif. Program ini tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan semata. Namun, juga membentuk anak binaan yang berakhlak mulia dan memiliki integritas.
Upaya membawa perubahan positif ini diharapkan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dalam proses pembinaan. Pembinaan yang terukur akan memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata. Ini demi masa depan yang lebih cerah dan produktif bagi anak-anak yang dibina.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan anak-anak binaan akan memiliki jiwa nasionalis yang kuat dan rasa cinta tanah air. Mereka akan menjadi individu yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masyarakat dan kemajuan bangsa Indonesia.
Sumber: AntaraNews