Wali Kota Tangerang: Ramadhan Momentum Perkuat Kualitas Iman dan Ramadhan Kepedulian Sosial

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan Ramadhan bukan sekadar ibadah rutin, melainkan kesempatan emas memperkuat kualitas iman dan Ramadhan Kepedulian Sosial di masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Tangerang: Ramadhan Momentum Perkuat Kualitas Iman dan Ramadhan Kepedulian Sosial
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan Ramadhan bukan sekadar ibadah rutin, melainkan kesempatan emas memperkuat kualitas iman dan Ramadhan Kepedulian Sosial di masyarakat. (AntaraNews)

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah kesempatan berharga. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas keimanan umat Muslim sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia menyampaikan hal ini dalam sebuah pernyataan di Tangerang pada Jumat, 20 Februari.

Menurut Sachrudin, ibadah puasa memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa adalah proses penting untuk belajar mengendalikan diri, membersihkan hati dari prasangka, dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Pesan ini ditujukan kepada seluruh jamaah.

Lebih lanjut, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menambahkan bahwa Ramadhan juga menjadi ajang krusial untuk memperbaiki etos kerja. Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen menjadikan bulan suci ini sebagai momentum membangun aparatur yang lebih berintegritas dan berdedikasi dalam melayani warga.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menekankan bahwa Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat bagi setiap umat Muslim untuk meningkatkan kualitas diri. Peningkatan ini mencakup aspek spiritual di hadapan Allah SWT serta interaksi positif dengan sesama manusia, menjadikan puasa lebih dari sekadar ritual fisik.

Sachrudin secara khusus mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai sarana membersihkan hati dan memperbaiki akhlak. Ia menyoroti pentingnya menjaga hati agar tetap bersih dari prasangka dan amarah, menjaga lisan agar tidak menyakiti sesama, serta menjaga sikap dan perbuatan agar senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT.

Konsep mengendalikan diri selama Ramadhan menjadi inti pesan moral yang disampaikan oleh Wali Kota. Dengan demikian, ibadah puasa diharapkan mampu membentuk karakter individu yang lebih sabar, bertanggung jawab, dan memiliki empati tinggi dalam bermasyarakat.

Semangat Ramadhan juga harus diwujudkan secara konkret dalam aksi nyata berbagi kepada sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Sachrudin menegaskan bahwa kepedulian sosial di tengah masyarakat ini harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat kepedulian tersebut, Pemerintah Kota Tangerang kembali meluncurkan program "Tangerang Bersedekah". Inisiatif ini secara aktif mengajak seluruh aparatur Pemerintah Kota Tangerang untuk menyisihkan sebagian rezekinya.

Program ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas sosial dan membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu di Kota Tangerang. Dengan partisipasi aktif, nilai-nilai kebersamaan, tolong-menolong, dan empati dapat terus terjaga serta berkembang luas di komunitas.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menjelaskan bahwa Ramadhan tidak hanya berfungsi sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah semata, tetapi juga sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki etos kerja. Bulan suci ini menjadi momentum krusial bagi Pemkot Tangerang untuk membangun aparatur yang lebih berintegritas dan berdedikasi.

Menurut Herman, Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah personal, melainkan sebuah kesempatan besar untuk memperkuat nilai-nilai fundamental. Nilai-nilai tersebut meliputi kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

"Ramadhan adalah madrasah pembinaan karakter," ujar Herman, mengutip langsung. Ia menambahkan bahwa jika ibadah puasa dilaksanakan dengan benar, maka kejujuran akan meningkat, kedisiplinan terjaga, dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat akan semakin kuat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi