SAR Timika Berhasil Evakuasi Korban KM Jaya Baru yang Tenggelam di Muara Pomako
Tim SAR Timika sigap melakukan Evakuasi Korban KM Jaya Baru yang tenggelam di Muara Pomako akibat cuaca ekstrem. Bagaimana kronologi penyelamatan empat penumpang kapal nahas ini?
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika berhasil mengevakuasi empat penumpang Kapal Motor (KM) Jaya Baru yang tenggelam. Insiden ini terjadi di Muara Pomako, Mimika, Papua Tengah, pada Kamis (5/3) malam. Seluruh korban ditemukan dalam keadaan selamat setelah kapal dihantam ombak besar.
Kapal nahas tersebut berlayar dari Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, menuju Timika. Laporan mengenai peristiwa ini diterima oleh SAR Timika dari anggota Polairud Timika pada Jumat (6/3). Cuaca ekstrem dengan angin kencang dan gelombang tinggi menjadi pemicu utama kecelakaan laut ini.
Tim SAR Timika segera bergerak cepat setelah menerima informasi insiden tersebut. Meskipun demikian, para korban telah berhasil diselamatkan oleh masyarakat setempat sebelum tim tiba di lokasi. Mereka kemudian diserahkan kepada petugas jaga Pos Polairud Timika untuk penanganan lebih lanjut.
Kronologi Evakuasi Penumpang KM Jaya Baru
Peristiwa tenggelamnya KM Jaya Baru dilaporkan oleh Kristian Pisakor, seorang anggota Polairud Timika, kepada SAR Timika. Laporan tersebut menyebutkan bahwa kejadian nahas ini berlangsung pada Kamis (5/3) sekitar pukul 19.00 WIT. Informasi cepat ini memungkinkan tim SAR untuk segera merespons dan melakukan koordinasi.
Subsi Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y Batlajery, menegaskan bahwa kondisi cuaca saat itu memang sangat tidak bersahabat. Angin kencang dan gelombang tinggi menjadi faktor utama yang menyebabkan KM Jaya Baru dihantam ombak hingga tenggelam. Kondisi ini seringkali menjadi tantangan besar dalam operasional pelayaran di wilayah tersebut.
Setelah menerima laporan, Tim SAR Timika tidak membuang waktu dan langsung memberangkatkan tim penyelamat. Mereka menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) berkapasitas 600 PK untuk menuju lokasi kejadian di Muara Pomako. Kecepatan respons sangat krusial dalam upaya Evakuasi Korban KM Jaya Baru untuk meminimalisir risiko.
Namun, saat tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian pada pukul 07.00 WIT, mereka mendapatkan informasi penting. Masyarakat setempat telah lebih dahulu berhasil mengevakuasi para korban dalam keadaan selamat. Ini menunjukkan peran aktif dan kepedulian komunitas lokal dalam membantu sesama saat terjadi musibah.
Penanganan Korban Selamat dan Tindak Lanjut Medis
Setelah berhasil diselamatkan oleh masyarakat, keempat korban KM Jaya Baru diserahkan kepada petugas jaga Pos Polairud Timika. Penyerahan ini merupakan langkah awal dalam memastikan keamanan dan penanganan lebih lanjut bagi para penumpang. Kolaborasi antara masyarakat dan aparat sangat penting dalam situasi darurat.
Selanjutnya, seluruh korban Evakuasi Korban KM Jaya Baru dievakuasi menuju dermaga SAR Timika. Proses evakuasi ini dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan kondisi para korban tetap stabil. Dermaga SAR menjadi titik kumpul untuk penanganan medis dan administrasi pasca kejadian.
Di dermaga SAR Timika, para korban segera mendapatkan pertolongan medis lanjutan dari petugas medis PSC 119. Layanan PSC 119, atau Public Safety Center 119, merupakan unit layanan kegawatdaruratan medis terpadu yang siap memberikan respons cepat. Mereka memastikan setiap korban mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang diperlukan setelah insiden tersebut.
Adapun empat penumpang KM Jaya Baru yang berhasil dievakuasi dengan selamat adalah H Lukman (51), Andi (35), Toni (26), dan Ivon (25). Identifikasi ini penting untuk pendataan dan pemberitahuan kepada keluarga. Semua korban dilaporkan dalam kondisi baik setelah mendapatkan penanganan awal.
Sumber: AntaraNews