Respons Jokowi Tanggapi Meme Tak Senonoh Hasil Karya Mahasiswi ITB
Saat ditanya kemungkinan kasus ini akan dibawa ke ranah hukum pidana, Jokowi tidak mengiyakan hal tersebut.
Dunia maya dalam beberapa hari terakhir dihebohkan oleh unggahan meme tidak senonoh bergambar Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Gambar tersebut diunggah oleh mahasiswi ITB (Institut Teknologi Bandung) berinisial SSS yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Saat ditemui wartawan di salah satu rumah makan di Solo, Jokowi memberikan tanggapan santai. Sambil tertawa, ia menyebut kejadian tersebut sebagai bagian dari praktik berdemokrasi di era digital.
"Hahaha, ya, itu berdemokrasi di era digital," ujar Jokowi, Rabu (15/5).
Namun begitu, mantan Wali Kota Solo ini tetap menyayangkan aksi mahasiswi tersebut. Ia menilai tindakan yang dilakukan sudah melampaui batas kewajaran.
"Tapi menurut saya sudah keblablasen, sudah kebangeten," ungkapnya.
Jadi Bahan Pembelajaran
Menanggapi sikap Istana yang menyarankan agar pelaku diberikan pembinaan, Jokowi menyatakan setuju.
"Ya itu baik-baik saja lah, untuk pembelajaran kita semua," katanya.
Presiden juga menekankan pentingnya menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran, baik bagi individu maupun masyarakat luas.
"Tapi untuk peringatan bahwa itu sudah seperti menjadi peringatan kita semua. Jangan demokrasi diartikan apa apa boleh, ada batasnya," tandasnya.
Saat ditanya kemungkinan kasus ini akan dibawa ke ranah hukum pidana, Jokowi tidak mengiyakan hal tersebut.
"Oh enggak. Kan sudah diputuskan oleh pemerintah bahwa akan dibina terlebih dahulu," pungkasnya.