Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Menteri PPPA Akui Keselamatan Seluruh Masyarakat Prioritas Nomor Satu

{{caption}}
Kepulangan Sang Penjaga Perdamaian: Tangis Histeris Sambut Jenazah Praka Rico Pramudia

{{caption}}
Pria di Lampung Tengah Habisi Nyawa Abang Ipar, Motifnya Bikin Miris

{{caption}}
Permintaan Maaf Menteri PPPA Usai Usul Gerbong Perempuan di Tengah

{{caption}}
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ART, Polisi Ungkap Dugaan Kasusnya

{{caption}}
Jemaah Haji Wajib Tahu, Simak Larangan Ihram yang Harus Dipatuhi Jelang Miqat di Bir Ali

Topik Terkait
{{caption}}
VIDEO: Tok! KUHAP Baru Disahkan, Puan Wanti-wanti Publik Tak Termakan Hoaks

DPR resmi mengesahkan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP), menjadi Undang-undang.

{{caption}}
RKUHAP Disahkan, Puan Maharani Soroti Partisipasi Publik dan Isu Bullying

Puan Maharani menegaskan proses penyusunan RKUHAP telah memenuhi unsur partisipasi bermakna.

{{caption}}
Puan: Pembahasan RUU KUHAP Tak Terburu-buru dan Libatkan Publik

DPR dan pemerintah menargetkan RUU KUHAP dapat disahkan sebelum 2026 karena akan bersinggungan dengan penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

{{caption}}
Kebut Bahas DIM Revisi UU KUHAP, DPR dan Pemerintah Jawab Tudingan Minim Partisipasi Publik

Komisi III DPR dan pemerintah merampungkan pembahasan 1.676 poin Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Revisi Undang-Undang KUHAP dalam dua hari.

{{caption}}
Belum Terima DIM RKUHAP dari Pemerintah, Ini Penjelasan Ketua DPR

Puan menegaskan hingga saat ini dirinya belum menunjuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang akan ditugaskan membahas RKUHAP.

{{caption}}
Puan: DPR Tengah Minta Partisipasi Publik dalam Pembahasan RUU PPRT

Puan mengatakan bahwa DPR tidak akan terburu-buru membahas keempat RUU tersebut. DPR disebut ingin pembahasan melibatkan partisipasi publik.

{{caption}}
Ketua Komisi III Ceritakan Sejarah Panjang Pembahasan RUU KUHAP, Sempat Deadlock di Tahun 2012

Pada akhirnya draft RUU KUHAP tersebut tidak bisa untuk dibahas kembali karena DPR telah berganti periode

{{caption}}
Survei LSI Ungkap 70,3% Publik Tak Tahu Pemerintah & DPR Bahas RUU KUHAP, Masih Trauma Pengesahan UU KPK

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis survei terbaru terkait Rancangan Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP).

{{caption}}
Soal RUU Polri, Puan Tegaskan DPR Belum Terima Surpres & Draf yang Beredar Tak Resmi

Puan juga memastikan bahwa Surpres RUU Polri yang beredar di publik bukan berasal dari Presiden Prabowo Subianto.

{{caption}}
DPR Belum Terima Supres Revisi UU Polri

Puan juga menegaskan, jika ada Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) revisi UU Polri yang telah beredar, maka itu juga bukan dokumen resmi.

{{caption}}
Puan Jawab Isu Tarik Menarik Komisi III dan Baleg DPR untuk Bahas Revisi KUHAP

Puan menjelaskan, pimpinan baru akan menetapkan penugasan pembahasan revisi KUHAP pada pembukaan masa sidang mendatang.

{{caption}}
AHY Ungkap Risiko Tinggi Perlintasan Sebidang, Banyak Tanpa Sistem Pengaman

Pemerintah sedang berupaya untuk mengimplementasikan solusi infrastruktur yang bertujuan mengurangi risiko kecelakaan di area-area yang dianggap rawan.

ahy
{{caption}}
Soal Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Puan Desak Perbaikan Perlintasan Sebidang

Puan menekankan pentingnya Negara meningkatkan unsur keselamatan pada transportasi kereta api, terutama di perlintasan sebidang.

{{caption}}
Berduka Bagi Korban Kecelakaan KRL, Puan: Keamanan Jalur Kereta Harus Diperbaiki

Puan juga mendorong agar investigasi atas kecelakaan tersebut harus menghasilkan pembelajaran struktural yang jelas.

{{caption}}
Pemerintah Sangat Terbuka Kritik Akademisi, Menko Yusril: Bukan Musuh Negara

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan Pemerintah Terbuka Kritik Akademisi, bahkan yang tajam sekalipun, sebagai masukan penting untuk perbaikan kebijakan, bukan ancaman.

{{caption}}
Yusril: Pemerintah Senang Kritik Akademisi Makin Tajam, Soroti Kasus Feri Amsari

Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah menyambut baik kritik akademisi yang tajam, bahkan Presiden Prabowo mempersilakan kritik, di tengah kasus Feri Amsari.

{{caption}}
Puan Tegaskan DPR Awasi Haji 2026 dan Isu Kekerasan Seksual di Kampus

Ketua DPR Puan Maharani mengungkapkan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian anggota dewan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Kompleks Parlemen.

{{caption}}
Terima Award dari Forum Pers DPR, Puan Sebut Kerja Parlemen Butuh Dikawal Media

Menurut Puan, kerja sama DPR dengan media sangat dibutuhkan demi memastikan perjuangan bagi rakyat dapat diketahui.

{{caption}}
Awal Ramadan, Puan Maharani Bicara Kekuatan Semangat Gotong Royong di Lingkungan DPR

Dalam kegiatan ini, PIA DPR membagikan bantuan sembako bagi karyawan DPR dan santunan untuk anak yatim dalam rangka bulan Ramadan 1447 H.

{{caption}}
Puan Ajak Tumbuhkan Kepedulian dan Persaudaraan di Bulan Suci Ramadan

Puan berharap seluruh masyarakat Indonesia terus menumbuhkan semangat kebersamaan di bulan Ramadan.

{{caption}}
PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Puan Ajak Kader untuk Tetap Kritis Tapi Juga Solutif

Puan menjelaskan, kritis berarti memiliki analisa yang tajam, berbasis regulasi, berdasarkan data, fokus pada substansi dan bukan menyerang personal.

{{caption}}
Di Hadapan Ribuan Kader PDIP, Puan Jelaskan Makna Menjadi Partai Penyeimbang

Bagi PDI Perjuangan, kata Puan, posisi sebagai partai politik penyeimbang bukanlah posisi pasif, apalagi sekadar menunggu keadaan.

{{caption}}
Puan Harap Semangat Natal 2025 Bangun Solidaritas Bangsa, Ajak Masyarakat Sambut Tahun Baru dengan Empati

Secara khusus, Puan berharap umat Nasrani yang menjadi korban bencana dapat tetap merayakan Natal meski dalam kondisi yang berbatas.