Potret Meriahnya Ribuan Warga Lumajang Pawai Seribu Obor Sambut Tahun Baru Islam
Kegiatan yang dikenal sebagai Pawai 1.000 Obor ini menjadi tradisi tahunan masyarakat kaki Gunung Semeru.
Ribuan warga Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggelar pawai obor menyambut 1 Muharram 1447 Hijriah, Jumat (21/6) malam. Kegiatan yang dikenal sebagai Pawai 1.000 Obor ini menjadi tradisi tahunan masyarakat kaki Gunung Semeru.
Dengan membawa obor menyala dan melantunkan selawat, warga dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang tua–berkeliling desa sejauh kurang lebih 1 kilometer. Iringan selawat serta musik Islami menambah semarak suasana malam pergantian tahun baru Islam di desa tersebut.
"Pawai ini sebagai bentuk syiar dan doa bersama agar masyarakat dijauhkan dari musibah serta diberi keselamatan," kata Kepala Desa Penanggal, Cik Ono, saat ditemui di lokasi acara.
Sebanyak 1.000 obor dinyalakan dan diarak menyusuri jalan desa, menciptakan pemandangan gemerlap yang memikat. Tradisi ini juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana seperti lereng Gunung Semeru agar terhindar dari musibah.
"Kami harap masyarakat Desa Penanggal bisa tetap tentram guyub rukun di tahun baru ini," katanya.
Pawai berakhir di lapangan desa dan dilanjutkan dengan istigasah serta doa bersama. Kegiatan ini tak hanya menjadi bentuk perayaan religius, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan semangat spiritual warga setempat.