Sorot
{{caption}}
Jemaah Haji Indonesia yang Hilang dan Meninggal Disalatkan di Masjidil Haram

{{caption}}
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, KPI Nilai Perlu Literasi dan Aturan Relevan

{{caption}}
Misteri Bocah Tewas Terbungkus Kain di Lampung Terungkap, Sepucuk Surat Jadi Petunjuk

{{caption}}
Pamit Ngopi, Wanita Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Bogor

{{caption}}
Belum Sebulan Operasi, Polisi Amankan 173 Pelaku Begal dan 8 Senjata Api

{{caption}}
Hasil Persija Jakarta vs Semen Padang: Macan Kemayoran Tutup Musim dengan 3 Poin

Topik Terkait
{{caption}}
Menteri Kebudayaan Dorong Penguatan Ekosistem Keris Nasional Melalui Pameran Seni dan Budaya di Solo

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti pentingnya Penguatan Ekosistem Keris sebagai warisan budaya dunia, didukung kolaborasi berbagai pihak dalam Solo Arts and Culture Exhibition.

{{caption}}
Menteri Fadli Zon Soroti Pentingnya Pelestarian Keris sebagai Simbol Budaya Bangsa di Pameran Seni dan Budaya Solo

Menteri Fadli Zon tekankan pentingnya Pelestarian Keris sebagai warisan budaya dunia dan identitas bangsa, disorot dalam Pameran Seni dan Budaya Solo yang perkuat ekosistem budaya.

{{caption}}
Menteri Kebudayaan Dorong Digitalisasi Museum untuk Pikat Generasi Z

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meminta museum di Indonesia melakukan digitalisasi koleksi dan penguatan penceritaan agar lebih menarik bagi generasi muda, khususnya Gen Z, dalam mengenal budaya lebih mendalam.

{{caption}}
Menbud Fadli Zon Resmikan Ruang Pameran Museum Sejarah Al-Qur'an di Sumut: Dorong Literasi dan Modernisasi Budaya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Ruang Pameran Museum Sejarah Al-Qur'an di Deli Serdang, Sumatera Utara. Peresmian ini diharapkan memperkuat infrastruktur kebudayaan dan menarik generasi muda dengan tata pamer modern.

{{caption}}
Menteri Kebudayaan Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebudayaan Nusantara

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerukan kaum muda untuk aktif menjaga dan memajukan Kebudayaan Nusantara, menekankan pentingnya seni tari sebagai identitas bangsa.

{{caption}}
Kemenbud Dorong Edukasi dan Riset untuk Pelestarian Keris sebagai Warisan Budaya

Kementerian Kebudayaan menekankan pentingnya edukasi dan riset akademis dalam menjaga nilai-nilai luhur keris. Upaya pelestarian keris ini diharapkan dapat meluruskan pandangan mistis dan mengedepankan filosofinya.

{{caption}}
Kemenbud Komitmen Jaga Keberlanjutan Pencak Silat, Perkuat Ekosistem Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kementerian Kebudayaan berkomitmen penuh menjaga keberlanjutan Pencak Silat, warisan budaya takbenda UNESCO, melalui perlindungan, penguatan ekosistem, dan kemitraan strategis.

{{caption}}
Museum Kartini Diresmikan Fadli Zon, Jadi Pusat Edukasi dan Destinasi Wisata Sejarah

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Museum Kartini di Jepara, menegaskan perannya sebagai pusat edukasi, destinasi wisata sejarah, dan penggerak ekonomi budaya yang menghidupkan semangat Kartini.

{{caption}}
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pemuda Lestarikan Identitas Budaya Nasional untuk Bangsa Berdaulat

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyerukan generasi muda untuk menjaga Identitas Budaya Nasional, menjadikannya panduan moral dan inspirasi kreatif di tengah dunia yang terpolarisasi.

{{caption}}
Menteri Kebudayaan Ajak Kaum Muda Jaga Identitas Budaya Indonesia di Era Modern

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengajak generasi muda untuk menjaga identitas budaya Indonesia, menjadikannya landasan moral dan inspirasi dalam berkreasi di tengah dinamika dunia modern.

{{caption}}
Tahukah Anda Ada 481 Museum di Indonesia? Menteri Budaya Dorong Revitalisasi Museum dengan Sentuhan Teknologi

Menteri Budaya mendorong revitalisasi museum di Indonesia agar lebih menarik pengunjung melalui pemanfaatan teknologi terkini. Langkah ini diharapkan dapat menjaga relevansi museum di era digital.

{{caption}}
Dari 481 Museum di Indonesia, Bagaimana Transformasi Museum Menarik Minat Publik?

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya Transformasi Museum dengan sentuhan teknologi modern untuk menarik minat masyarakat. Bagaimana inovasi digital dapat menghidupkan kembali narasi sejarah?