Sorot
{{caption}}
Jemaah Haji Indonesia yang Hilang dan Meninggal Disalatkan di Masjidil Haram

{{caption}}
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, KPI Nilai Perlu Literasi dan Aturan Relevan

{{caption}}
Misteri Bocah Tewas Terbungkus Kain di Lampung Terungkap, Sepucuk Surat Jadi Petunjuk

{{caption}}
Pamit Ngopi, Wanita Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Bogor

{{caption}}
Belum Sebulan Operasi, Polisi Amankan 173 Pelaku Begal dan 8 Senjata Api

{{caption}}
Hasil Persija Jakarta vs Semen Padang: Macan Kemayoran Tutup Musim dengan 3 Poin

Topik Terkait
{{caption}}
Brimob Polda Metro Jaya Intensifkan Patroli di Manggarai Pasca-Tawuran Warga

Brimob Polda Metro Jaya melakukan pemantauan ketat di Terowongan Manggarai usai insiden tawuran antarwarga, memastikan situasi tetap kondusif dan memberikan rasa aman.

{{caption}}
Polisi Pastikan Tawuran Manggarai Kondusif Setelah Dua Hari Beruntun Terjadi

Kepolisian berhasil mengamankan situasi pasca-tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan, yang melibatkan dua kelompok warga, memastikan kondisi kembali kondusif setelah insiden Tawuran Manggarai.

{{caption}}
Tawuran Pecah di Manggarai, Dipicu Suara Petasan Berujung Lemparan Batu

Pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB, tawuran pecah di Terowongan Manggarai, yang diawali oleh bunyi petasan yang cukup keras.

{{caption}}
Tawuran Warga di Jakarta Selatan, Polisi Langsung Bergerak Bubarkan

Insiden terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Warga berasal dari Gang Sawo RW 09 dan Gang Manggis RW 07 (Phidonk) mereka saling lempar batu.

{{caption}}
Tawuran Kembali Pecah di Manggarai, Warga Terprovokasi Lemparan Petasan

Polisi menyebut, aksi dipicu karena adanya provokasi dari salah satu kelompok warga ke kelompok warga lain.

{{caption}}
Tawuran Warga di Manggarai, Satu Orang Jadi Korban Pembacokan

Murodih menyebut, tawuran ini tak memiliki alasan yang jelas dan lebih didorong oleh dendam lama antarwarga yang telah berlangsung secara turun-temurun.

{{caption}}
Polisi Gerah Tawuran Warga di Manggarai Terus Terulang: Capek Kita, Kerja Sama Mereka Kurang

Segala upaya telah dilakukan secara preemtif untuk mencegah terjadi tawuran.

{{caption}}
Tawuran di Underpass Manggarai Kembali Pecah, Polisi Buru Provokator

Polisi masih mendalami penyebab tawuran di Underpass Manggarai.

{{caption}}
Pramono Anung Duga Ada Dalang di Balik Marak Tawuran Manggarai

Pramono menyatakan, telah mendapat laporan dari Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar terkait peristiwa tersebut.

{{caption}}
Tawuran Pecah di Manggarai Awal Tahun 2026, Data Bansos Keluarga Pelaku Terancam Dievaluasi

Peristiwa tawuran di Manggarai pada awal tahun 2026 ini menambah daftar panjang bentrokan serupa yang terjadi di Jakarta dalam dua hari terakhir.

{{caption}}
DPRD DKI Usulkan Evaluasi Bansos untuk Keluarga Pelaku Tawuran di Jakarta

DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov DKI untuk mengevaluasi bahkan mencabut bansos bagi keluarga pelaku tawuran, sebuah langkah tegas untuk meredam kekerasan yang terus berulang di ibu kota.

{{caption}}
43 Tahun Berkuasa: Kerusuhan Kamerun Pecah di Douala Usai Klaim Kemenangan Pemilu Oposisi

Kerusuhan Kamerun pecah di Douala setelah pemimpin oposisi Issa Tchiroma mengklaim kemenangan pemilu sebelum hasil resmi, memicu ketegangan di negara yang dipimpin presiden terlama.

{{caption}}
Fakta Unik: Dampak Akut dan Kronis Gas Air Mata, Bahaya Tersembunyi di Balik Pembubaran Massa

Profesor Tjandra Yoga Aditama ingatkan masyarakat tentang dampak gas air mata, mulai dari gejala akut hingga potensi efek kronis berkepanjangan. Seberapa bahayakah?

{{caption}}
Tak Disangka, Selongsong Gas Air Mata Bekas Demo di Mako Brimob Laku Dijual Rp12 Ribu/Kg!

Fenomena unik terjadi di sekitar Mako Brimob: selongsong gas air mata sisa demo kini jadi rezeki pemulung. Simak bagaimana barang tak terpakai ini bisa menghasilkan belasan ribu rupiah per kilogramnya!

{{caption}}
Terungkap, Efek Gas Air Mata di Mako Brimob Kwitang Ternyata Bertahan Lama: Warga Masih Rasakan Perih

Warga di sekitar Mako Brimob Kwitang masih merasakan sisa-sisa efek gas air mata yang pedih, meski telah disemprot. Simak mengapa dampaknya bisa bertahan lama!

{{caption}}
Komnas Perempuan Kecam Keras Kekerasan Polisi di Aksi Demonstrasi, Soroti Penggunaan Gas Air Mata Kedaluarsa

Komnas Perempuan mengecam keras tindakan Kekerasan Polisi Demonstrasi pada 25 dan 28 Agustus 2025.