Pemkot Cimahi Siap Kooperatif Soal Penggeledahan Disnaker Terkait Kasus Dugaan Korupsi
Penggeledahan ini merupakan buntut dari dugaan korupsi program pelatihan tenaga kerja tahun anggaran 2022-2024. Penyidik mengamankan dua koper dokumen.
Suasana di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi mendadak riuh setelah Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) digeledah oleh Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cimahi pada Selasa (21/4).
Penggeledahan ini merupakan buntut dari dugaan korupsi program pelatihan tenaga kerja tahun anggaran 2022-2024. Penyidik mengamankan dua koper dokumen dari Kantor Disnaker Cimahi.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyatakan bahwa Pemkot Cimahi menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kejaksaan.
"Secara institusi, kami menghormati proses yang berjalan di Kejari Cimahi. Kami pastikan Pemkot akan kooperatif membantu kebutuhan penyidik," ujar Adhitia saat ditemui, Rabu (22/4).
Barang Bukti
Meski tim penyidik keluar membawa dua koper penuh barang bukti setelah lima jam penggeledahan, Adhitia mengaku belum mendapatkan laporan resmi terkait siapa saja oknum yang terlibat.
"Saya belum mendengar nama-namanya, pun soal bagaimana konstruksi permasalahannya. Kami masih menunggu info resmi dari kejaksaan," katanya.
Adhitia menegaskan, kasus ini harus menjadi tamparan keras sekaligus peringatan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Cimahi. Ia menyayangkan jika program yang seharusnya meningkatkan skill masyarakat justru disalahgunakan.
"Ini komitmen saya dan Pak Wali. Tidak boleh ada lagi kejadian seperti ini. Program peningkatan SDM itu krusial, jangan dikotori oleh praktik korupsi," tegasnya.
Penggeledahan di Kantor Disnaker
Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi pada Selasa (21/4) malam berkaitan dengan kasus dugaan korupsi.
Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cimahi tiba di kantor Pemkot Cimahi sejak pukul 14.00 WIB dan baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas membawa keluar dua koper berisi dokumen dan barang bukti lainnya.
Dalam penggeledahan yang berlangsung selama lima jam tersebut berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi program pelatihan tenaga kerja tahun anggaran 2022-2024.