Keluarga Matangkan Persiapan Penyambutan Jenazah Mayor Zulmi di Cimahi
Keluarga Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi mematangkan persiapan penyambutan jenazah, termasuk penataan rumah dan koordinasi kedatangan, menjelang tiba pada Sabtu malam.
Keluarga Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi, Jawa Barat, tengah mematangkan berbagai persiapan. Mereka menyambut kedatangan jenazah almarhum pada Sabtu malam ini. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran seluruh prosesi persemayaman dan pemakaman yang akan dilangsungkan dengan khidmat.
Perwakilan keluarga, Risman Efendi, menyatakan bahwa persiapan telah dimulai sejak pagi hari. Ini mencakup penataan ruangan di dalam rumah hingga penyediaan tempat khusus untuk peti jenazah. Seluruh anggota keluarga turut bergotong royong dalam proses ini, menunjukkan kekompakan dan rasa duka mendalam atas kepergian Mayor Zulmi.
Jenazah Mayor Zulmi dijadwalkan tiba di rumah duka sekitar pukul 22.00 hingga 23.00 WIB setelah diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Almarhum akan disemayamkan sebelum dimakamkan secara militer keesokan harinya di Taman Makam Pahlawan Cikutra sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Persiapan Matang di Rumah Duka Cimahi
Rumah duka di Cimahi telah dipersiapkan secara detail untuk menyambut kedatangan jenazah. Kursi-kursi di teras rumah telah ditata rapi untuk mengakomodasi para pelayat. Mereka diperkirakan akan datang silih berganti memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum dengan penuh rasa hormat.
Area sekitar rumah juga telah dibersihkan secara menyeluruh. Kebersihan menjadi prioritas utama untuk menciptakan suasana yang layak dan nyaman bagi keluarga serta tamu. Di dalam rumah, sebuah meja panjang telah disiapkan di ruang tamu sebagai tempat persemayaman jenazah, lengkap dengan dekorasi sederhana yang menghormati.
Keluarga berupaya menciptakan suasana yang tenang dan hormat bagi almarhum. Mereka ingin memberikan penghormatan terbaik bagi Mayor Zulmi Aditya Iskandar. Setiap detail kecil diperhatikan agar prosesi berjalan lancar dan khidmat sesuai tradisi dan nilai-nilai yang dipegang teguh.
Koordinasi Kedatangan dan Pemakaman Militer
Selain persiapan di rumah, keluarga juga aktif berkoordinasi terkait pengaturan alur kedatangan jenazah. Proses ini dimulai dari Bandara Husein Sastranegara menuju rumah duka. Tujuannya adalah memastikan tidak ada kendala berarti selama perjalanan, termasuk aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas di jalan.
Sebagian keluarga inti telah berangkat menuju Jakarta sejak pagi hari untuk menjemput jenazah Mayor Zulmi. Mereka akan mendampingi almarhum hingga tiba kembali di Bandung. Kehadiran keluarga ini penting untuk memberikan dukungan moral dan mengurus administrasi yang diperlukan selama prosesi pemulangan.
Risman Efendi menambahkan bahwa keluarga juga telah menyiapkan rangkaian prosesi persemayaman. Prosesi ini akan dilakukan sebelum pemakaman yang direncanakan berlangsung pada Minggu (5/4) pagi. Jenazah Mayor Zulmi akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Cikutra, sebuah bentuk penghormatan tertinggi atas jasa-jasanya kepada negara.
Seluruh rangkaian acara ini merupakan wujud duka cita mendalam. Ini juga merupakan bentuk penghormatan terakhir dari keluarga dan institusi militer. Mereka berupaya memastikan Mayor Zulmi mendapatkan tempat peristirahatan terakhir yang layak.
Sumber: AntaraNews