Pemkab Sigi Libatkan Lintas Sektor Susun Arah Pembangunan Sigi Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Sigi melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan Rancangan Awal RKPD 2027, memastikan arah pembangunan Sigi yang partisipatif dan berorientasi jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mengambil langkah proaktif dengan melibatkan seluruh lintas sektor dalam merumuskan arah pembangunan daerah. Inisiatif ini dilakukan melalui forum konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menegaskan pentingnya forum ini sebagai wadah strategis untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, akademisi, hingga tokoh masyarakat.
Forum ini bertujuan memastikan bahwa pembangunan Sigi dirancang secara partisipatif dan memiliki orientasi jangka panjang. Menurut Bupati Rizal, pembangunan yang berkelanjutan harus bertumpu pada kekuatan lokal. Hal tersebut penting agar mampu menjawab tantangan saat ini tanpa mengorbankan masa depan generasi mendatang.
Prinsip ini sejalan dengan visi pemerintah daerah, yaitu mewujudkan Kabupaten Sigi yang Maju, berkelanjutan berbasis pertanian dan pariwisata. Keterlibatan aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat menghasilkan rencana pembangunan yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan serta potensi lokal.
Visi dan Misi Pembangunan Sigi Berkelanjutan
Dalam upaya mewujudkan visi Kabupaten Sigi Maju, berkelanjutan berbasis pertanian dan pariwisata, pemerintah daerah telah menetapkan lima misi pembangunan utama. Misi-misi ini mencakup pemerataan layanan infrastruktur yang berkeadilan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi inklusif berbasis pertanian dan pariwisata.
Selain itu, misi pembangunan Sigi juga berfokus pada pelestarian lingkungan dan ketahanan bencana. Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif juga menjadi prioritas. Kelima misi ini menjadi landasan bagi setiap program dan kebijakan yang akan dilaksanakan.
Pembangunan berkelanjutan di Sigi juga diarahkan untuk memanfaatkan kekuatan lokal secara optimal. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian dan daya saing daerah. Dengan demikian, setiap langkah pembangunan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjamin keberlanjutan bagi masa depan.
Program Unggulan untuk Pembangunan Sigi 2027
Pemerintah Kabupaten Sigi telah merumuskan berbagai program unggulan yang akan menjadi fokus utama dalam RKPD 2027. Program-program ini dirancang untuk mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah secara menyeluruh. Salah satu fokusnya adalah penguatan aksesibilitas infrastruktur.
Selain itu, terdapat program penyediaan air bersih dan perumahan layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta seragam gratis bagi siswa baru. Bantuan permodalan UMKM juga menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi. Pengembangan sumber daya manusia melalui beasiswa dan pelatihan turut diprioritaskan.
Program unggulan lainnya mencakup penerapan infrastruktur hijau dan mitigasi bencana, pengembangan sektor pariwisata, dan ruang terbuka hijau. Pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan penguatan dunia usaha juga menjadi perhatian penting. Seluruh program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Sigi.
Capaian Makro Pembangunan Sigi
Kabupaten Sigi telah menunjukkan sejumlah capaian makro pembangunan yang positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 tercatat sebesar 71,68, menempatkan Sigi dalam kategori tinggi. Pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2024 mencapai 3,50 persen.
Angka kemiskinan berhasil ditekan secara signifikan, dari 12,06 persen menjadi 10,47 persen. Selain itu, prevalensi stunting juga menunjukkan penurunan yang menggembirakan, mencapai 11,55 persen. Capaian ini menunjukkan efektivitas kebijakan dan program yang telah dijalankan.
Bupati Rizal menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah. Tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, integratif, dan berbasis data, menjadi kunci utama. Setiap kebijakan yang diambil diharapkan menjadi pondasi kuat bagi masa depan anak-anak Sigi.
Sumber: AntaraNews