Pemkab Banggai Perkuat Akses Layanan Kesehatan Berkualitas untuk Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Banggai serius tingkatkan Akses Layanan Kesehatan bagi warganya, dibuktikan dengan peresmian fasilitas baru dan rencana peningkatan puskesmas rawat inap.
Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di berbagai wilayah. Langkah strategis ini diharapkan dapat membawa dampak positif signifikan terhadap kualitas hidup warga.
Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan adalah bentuk nyata dedikasi pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik. Inisiatif ini selaras dengan visi pembangunan daerah “Gerbang Sehat” yang bertujuan utama untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan. Peresmian fasilitas baru menjadi tonggak penting dalam pencapaian visi tersebut.
Salah satu wujud konkret dari komitmen ini adalah peresmian Gedung Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) dan Rawat Inap UPTD Puskesmas Simpong di Kecamatan Luwuk Selatan. Fasilitas ini diharapkan dapat secara signifikan menekan angka rujukan pasien ke RSUD Luwuk. Dengan demikian, masyarakat Simpong kini memiliki akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai.
Peningkatan Fasilitas dan Layanan Puskesmas Simpong
Puskesmas Simpong, yang telah berdiri sejak tahun 1982, merupakan satu-satunya pusat kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Luwuk Selatan. Dengan peresmian gedung UGD dan Rawat Inap yang baru, puskesmas ini kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang modern. Peningkatan ini mencakup ruang nurse station, ruang tindakan, ruang observasi, serta ruang perawatan umum untuk dewasa dan anak.
Selain itu, fasilitas baru ini juga menyediakan ruang dokter, dapur gizi, dan ruang sterilisasi alat yang memadai. Kelengkapan instalasi pengelolaan air limbah turut menjadi perhatian penting untuk menjaga standar kebersihan dan kesehatan lingkungan. Semua fasilitas ini dirancang untuk mendukung pelayanan medis yang komprehensif dan berkualitas tinggi.
Saat ini, Puskesmas Simpong didukung oleh 20 tenaga perawat profesional dan satu dokter umum yang bertindak sebagai penanggung jawab layanan. Bupati Amirudin Tamoreka juga mengimbau seluruh tenaga kesehatan, mulai dari bidan, perawat, hingga dokter, untuk senantiasa memberikan pelayanan yang optimal dan humanis. Hal ini ditekankan agar setiap pasien mendapatkan perhatian terbaik sesuai kebutuhannya.
Perluasan Layanan Rawat Inap di Kabupaten Banggai
Komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam meningkatkan akses layanan kesehatan tidak berhenti pada Puskesmas Simpong saja. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, mengungkapkan rencana ambisius untuk tahun 2025. Pada tahun tersebut, terdapat tujuh puskesmas lainnya yang akan ditingkatkan dari layanan rawat jalan menjadi layanan rawat inap.
Tujuh puskesmas yang akan mengalami peningkatan tersebut meliputi Puskesmas Sinorang, Nuhon, Bone Bakal, Nambo, dan Mantoh, selain Puskesmas Simpong yang sudah diresmikan. Nurmasita Datu Adam memastikan bahwa seluruh puskesmas ini telah mengantongi izin operasional yang lengkap dan terdaftar secara resmi di register pusat. Ini menjamin legalitas dan standar pelayanan yang akan diberikan.
Dengan penambahan tujuh puskesmas rawat inap ini, total puskesmas yang menyediakan layanan serupa di Kabupaten Banggai akan mencapai 19 dari total 27 puskesmas yang ada. Angka ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam memastikan akses pelayanan kesehatan yang merata, bermutu, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi disparitas layanan kesehatan antar wilayah.
- Puskesmas yang ditingkatkan menjadi layanan rawat inap pada tahun 2025 meliputi:
- Puskesmas Simpong
- Puskesmas Sinorang
- Puskesmas Nuhon
- Puskesmas Bone Bakal
- Puskesmas Nambo
- Puskesmas Mantoh
Sumber: AntaraNews