Pemerintah Kabupaten Banjar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakatnya. Bupati Banjar, Saidi Mansyur, secara resmi meresmikan empat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas baru yang tersebar di wilayah tersebut. Peresmian ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemerataan serta peningkatan mutu layanan kesehatan dasar di seluruh Kabupaten Banjar.
Acara peresmian dipusatkan di UPTD Puskesmas Martapura Barat pada hari Jumat, 13 Februari. Selain Martapura Barat, tiga puskesmas lain yang turut diresmikan adalah UPTD Puskesmas Karang Intan 2, Pengaron, dan Kertak Hanyar. Inisiatif ini selaras dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera di masa depan.
Saidi Mansyur menegaskan bahwa pembangunan puskesmas baru ini bertujuan utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara signifikan. Ini juga merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat akan fasilitas kesehatan yang lebih layak dan representatif. Dengan demikian, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan primer diharapkan akan semakin mudah dan berkualitas.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan Puskesmas Baru Atasi Kendala Lama
Pembangunan gedung baru UPTD Puskesmas Martapura Barat menjadi salah satu prioritas utama dalam program ini. Bupati Saidi Mansyur menjelaskan bahwa bangunan lama puskesmas tersebut sudah tidak memadai untuk menunjang pelayanan yang optimal. Selain itu, lokasinya berada di kawasan rawan banjir, seringkali mengganggu operasional dan kenyamanan pasien serta tenaga kesehatan.
Kondisi bangunan lama juga dinilai tidak lagi memenuhi standar bangunan dan tata ruang sesuai ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) yang berlaku. Faktor usia bangunan yang sudah puluhan tahun turut memperparah kondisi tersebut. Pembenahan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini menjadi langkah krusial untuk memastikan pelayanan yang lebih optimal, aman, dan nyaman.
Bupati Saidi menambahkan bahwa banyak puskesmas di Kabupaten Banjar telah berusia antara 20 hingga 30 tahun dengan berbagai keterbatasan. Keterbatasan seperti lahan sempit, kondisi bangunan yang tidak layak, hingga permasalahan status tanah menjadi kendala serius. Oleh karena itu, pembangunan gedung baru dinilai sebagai solusi komprehensif atas berbagai tantangan teknis yang selama ini dihadapi dalam penyelenggaraan layanan kesehatan dasar.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Mutu dan Aksesibilitas Layanan Kesehatan
Dengan adanya fasilitas yang lebih baik dan modern, Pemerintah Kabupaten Banjar menaruh harapan besar terhadap peningkatan mutu layanan. Bupati Saidi Mansyur berharap pelayanan kesehatan dapat menjadi semakin bermutu, merata, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak dasar masyarakat akan kesehatan yang layak.
Saidi juga memberikan instruksi kepada seluruh pengelola dan tenaga kesehatan untuk memanfaatkan fasilitas baru ini secara optimal. Pemanfaatan maksimal diharapkan dapat berkontribusi langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Banjar. Kolaborasi antara fasilitas yang memadai dan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi kunci keberhasilan program ini.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Noripansyah, menjelaskan bahwa pembangunan puskesmas ini didukung oleh pendanaan yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) sektor kesehatan. Skema pembiayaan ini dioptimalkan oleh pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan proyek.
Advertisement
Penentuan lokasi pembangunan puskesmas baru juga mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Banjar. Hal ini bertujuan untuk mendukung pemerataan akses layanan kesehatan secara geografis. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan tidak ada lagi wilayah yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan dasar yang memadai.
Sumber: AntaraNews