Sekda Kubu Raya Tegaskan Kinerja ASN Terukur Objektif, Bukan Sekadar Opini Individu

Sekretaris Daerah Kubu Raya Yusran Anizam menegaskan bahwa pengukuran Kinerja ASN Kubu Raya dilakukan secara objektif, menepis sorotan yang hanya berdasar pandangan individu dan menekankan pada tata kelola pemerintahan yang transparan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sekda Kubu Raya Tegaskan Kinerja ASN Terukur Objektif, Bukan Sekadar Opini Individu
Sekretaris Daerah Kubu Raya Yusran Anizam menegaskan bahwa pengukuran Kinerja ASN Kubu Raya dilakukan secara objektif, menepis sorotan yang hanya berdasar pandangan individu dan menekankan pada tata kelola pemerintahan yang transparan. (AntaraNews)

Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, menegaskan bahwa kinerja aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya telah terukur secara objektif. Penilaian ini didasarkan pada proses, capaian program, hingga dampak pembangunan yang dihasilkan di Kabupaten Kubu Raya. Pernyataan ini disampaikan Yusran Anizam di Sungai Raya pada Sabtu, 18 Juli 2026, sebagai respons terhadap sorotan publik mengenai kinerja ASN.

Yusran menjelaskan bahwa penilaian terhadap aparatur tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan pandangan terhadap individu tertentu. Sebaliknya, harus melihat keseluruhan tata kelola pemerintahan yang berjalan secara komprehensif. Hal ini penting untuk memastikan evaluasi yang adil dan akurat terhadap dedikasi serta kontribusi para ASN.

Menurutnya, untuk melihat kinerja ASN, ada dua pendekatan utama yang harus dipertimbangkan. Pendekatan tersebut meliputi evaluasi melalui proses yang berjalan dan melalui output, outcome, benefit, hingga impact yang dihasilkan. Semua indikator ini harus dilihat secara menyeluruh untuk mendapatkan gambaran yang utuh.

Objektivitas Pengukuran Kinerja ASN Kubu Raya

Dari sisi proses, tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah menjadi salah satu indikator penting yang menunjukkan kualitas kinerja ASN. Yusran Anizam menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak 12 kali berturut-turut. Pencapaian ini menjadi bukti nyata pengelolaan keuangan yang berjalan baik dan akuntabel di bawah pengawasan ASN Kubu Raya.

Selain itu, penilaian dari lembaga independen lainnya turut menjadi tolok ukur dalam melihat kualitas tata kelola pemerintahan. Penilaian dari Ombudsman dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) juga menjadi indikator penting. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Kubu Raya dalam menjaga integritas dan transparansi manajemen ASN.

Prestasi Kubu Raya sebagai daerah yang relatif muda namun mampu bersaing dengan daerah lain tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak. Salah satu pilar utamanya adalah dedikasi ASN yang menjalankan berbagai program pemerintah. Kinerja ASN Kubu Raya yang solid menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah.

Komitmen dan Penindakan Pelanggaran Disiplin ASN

Meskipun demikian, Yusran Anizam tidak menampik bahwa masih terdapat oknum ASN yang memiliki persoalan disiplin dan kinerja yang memerlukan evaluasi. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak pernah membiarkan pelanggaran dilakukan oleh aparatur tanpa tindakan. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan aturan dan tahapan yang berlaku.

Yusran menegaskan bahwa pihaknya mengakui adanya oknum ASN yang kinerjanya harus dievaluasi, dan disiplinnya perlu diperbaiki. Pelanggaran tersebut tetap ditindak sesuai aturan dan tahapan yang berlaku, menunjukkan ketegasan Pemkab Kubu Raya. Hal ini untuk menjaga integritas dan profesionalisme seluruh jajaran ASN.

Sebagai bukti ketegasan, Pemkab Kubu Raya telah memberikan sanksi kepada sejumlah ASN yang terbukti melakukan pelanggaran berat. Baru-baru ini, pemerintah daerah menerbitkan surat keputusan pemberhentian dengan hormat terhadap dua ASN yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Selain itu, beberapa ASN juga telah diberikan sanksi pemberhentian dengan hormat akibat pelanggaran disiplin berupa tidak masuk kerja dalam jumlah hari yang melebihi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Harapan untuk Pandangan Objektif dan Kolaborasi Pembangunan

Yusran berharap masyarakat dapat melihat kinerja ASN secara lebih objektif dan tidak menggeneralisasi persoalan yang dilakukan oleh oknum tertentu terhadap seluruh aparatur. Menurutnya, ASN Kubu Raya tetap berkomitmen penuh untuk bekerja mendukung program kepala daerah dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. Objektivitas dalam penilaian publik sangat diharapkan.

"Kami ASN tidak meminta dibela-bela, tetapi mari melihat secara objektif," kata Yusran. Ia menambahkan bahwa ASN bekerja tegak lurus mendukung pimpinan dan keberhasilan pembangunan Kubu Raya. Komitmen ini merupakan bagian integral dari upaya mewujudkan visi dan misi daerah.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak mudah terpengaruh isu yang berpotensi memecah hubungan antara ASN dengan unsur pemerintahan lainnya. Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat antara eksekutif, legislatif, ASN, dan masyarakat. Sinergi ini krusial untuk mencapai tujuan pembangunan yang optimal.

"Jangan sampai ada upaya membenturkan ASN dengan pihak lain. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas dan melihat persoalan berdasarkan data serta fakta," ujar Yusran. Pesan ini menekankan pentingnya persatuan dan fokus pada informasi yang akurat demi kemajuan bersama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi