Mendagri dan Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Wilayah Maluku-Bali-Nusra
Pemerintah menargetkan sebanyak 400 ribu rumah dapat dibedah melalui program serupa pada tahun ini.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meluncurkan program Bedah Rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di lima provinsi wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku.
Kegiatan tersebut berlangsung secara hybrid dari Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (19/5).
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, dan mengharap berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa, maka launching Bedah Rumah untuk lima provinsi, mulai dari Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku, dan Bali secara resmi nyatakan dilaksanakan," katanya.
Sebelum peluncuran, Mendagri, Menteri PKP, dan rombongan meninjau langsung salah satu rumah warga penerima program Bedah Rumah BSPS di Desa Dasan Geria, Lombok Barat. Rumah tersebut tampak dalam kondisi memprihatinkan, dengan dinding gedek, lantai tanah, serta atap bocor yang nyaris roboh.
Mendagri mengungkapkan, pemerintah menargetkan sebanyak 400 ribu rumah dapat dibedah melalui program serupa pada tahun ini. Ia menambahkan, pihaknya juga telah melihat langsung sejumlah rumah dengan kondisi yang lebih memprihatinkan di berbagai daerah, termasuk di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.
Karena itu, Mendagri bersama Menteri PKP akan terus berkeliling ke berbagai provinsi yang belum dikunjungi untuk memastikan program tersebut berjalan optimal, termasuk di NTT, Maluku, Maluku Utara, dan daerah lain yang perlu mendapatkan atensi.
"Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena ini tempat ditemukan oleh timnya Pak Menteri, Pak Ara Sirait, sehingga menjadi salah satu target untuk dibenahi, dan ada bonusnya lagi biasanya yang datang hanya Menteri Perumahan dan saya. Kali ini ada tiga gubernur, ditambah Gubernur NTB ada Pak Lalu Iqbal juga, [jadi] empat gubernur," ungkapnya.
Beri Manfaat Nyata Bagi Masyarakat
Mendagri berharap, program yang dikoordinasikan Kementerian PKP tersebut dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam program tersebut terus diperkuat agar percepatan penanganan rumah tidak layak huni dapat berjalan maksimal.
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan barokah, berkat, kepada Bapak Presiden, dan juga kepada Pak Ara Sirait, Pak Gubernur, Pak Gubernur NTT, NTB, Maluku, dan juga Ibu Gubernur [Maluku Utara], Ibu Bupati, juga-juga anggota DPR [Kabupaten/Kota] kita yang bergabung," pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, serta jajaran Forkopimda Provinsi NTB.