Habis Minum Tuak, Nyawa Melayang, Pelaku Penusukan Akhirnya Ditangkap Polisi
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Noviarif Kurniawan menjelaskan, pelaku diamankan hanya beberapa jam setelah insiden berdarah tersebut terjadi.
Kasus penusukan yang menewaskan seorang pemuda di sebuah lapo tuak di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, akhirnya berhasil diungkap.
Pelaku diketahui bernama Sahat Naibaho (34), warga Desa Toto Mulyo, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Korban, Arif Rodian (27), merupakan warga Kampung Penawar, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.
Pelaku Ditangkap Tak Lama Setelah Kejadian
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Noviarif Kurniawan menjelaskan, pelaku diamankan hanya beberapa jam setelah insiden berdarah tersebut terjadi.
"Tersangka berhasil ditangkap pada pukul 19.30 WIB sesaat melakukan aksi tersebut," katanya, Minggu (9/11).
Penangkapan dilakukan setelah warga melapor bahwa pelaku kembali ke lapo tuak miliknya tak lama usai menusuk korban.
"Kemudian sekira jam 19.30 WIB anggota unit Reskrim Polsek Banjar Agung mendatangi Lapo tuak yang dimaksud, anggota langsung mengamankan pelaku," lanjut Noviarif.
Barang Bukti dan Proses Hukum
Dalam penggerebekan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian korban dan senjata tajam yang digunakan pelaku.
"Satu potong baju kaos lengan pendek warna hitam milik korban, satu celana jeans pendek biru, serta satu bilah pisau milik pelaku yang digunakan untuk menusuk korban," ungkapnya.
Sahat kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.
"Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Banjar Agung untuk menjalani proses pemeriksaan," kata Noviarif.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (7/11) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu korban datang ke lapo tuak milik Sahat untuk membeli satu teko tuak. Setelah tuak habis, korban masuk kembali ke dalam warung sambil membawa teko kosong dan berniat meminta tuak tambahan kepada istri pelaku yang sedang berada di dalam.
Namun situasi berubah tegang ketika tangan korban diduga menyentuh bagian tubuh istri pelaku secara tidak pantas. Merasa tersinggung dan marah, Sahat sempat menendang korban. Arif kemudian berusaha melarikan diri ke luar lapo, namun pelaku mengejarnya sambil membawa pisau dapur dan langsung menusuk bagian dada korban hingga tewas di tempat.