Petugas Imigrasi saat mengamankan warga negara asing yang terjaring Operasi Wirawaspada 2025 saat konpers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). (merdeka.com/ arie basuki)
ADVERTISEMENT
Direktorat Jenderal Imigrasi mengamankan sebanyak 220 warga negara asing (WNA) dalam Operasi Wirawaspada 2025 yang digelar secara serentak pada 10–12 Desember 2025. Hasil operasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025).
Operasi Wirawaspada merupakan kegiatan pengawasan keimigrasian yang dilakukan secara nasional dengan sasaran utama tenaga kerja asing (TKA), baik yang berada di kawasan pertambangan maupun di luar wilayah pertambangan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan kepatuhan WNA terhadap ketentuan izin tinggal dan aktivitas yang dijalankan di Indonesia.
Dari total 220 WNA yang diamankan, pelanggaran terbanyak didominasi oleh warga negara Tiongkok. Selanjutnya, WNA asal Nigeria, India, Korea Selatan, dan Pakistan juga tercatat dalam daftar pelanggar hasil operasi tersebut. Para WNA yang terjaring diduga melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga kegiatan yang tidak sesuai dengan tujuan pemberian visa. Seluruh WNA yang diamankan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Petugas Imigrasi saat mengamankan warga negara asing yang terjaring Operasi Wirawaspada 2025 saat konpers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). merdeka.com/ arie basukiPetugas Imigrasi saat mengamankan warga negara asing yang terjaring Operasi Wirawaspada 2025 saat konpers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). merdeka.com/ arie basukiPetugas Imigrasi saat mengamankan warga negara asing yang terjaring Operasi Wirawaspada 2025 saat konpers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). merdeka.com/ arie basukiPetugas Imigrasi saat mengamankan warga negara asing yang terjaring Operasi Wirawaspada 2025 saat konpers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). merdeka.com/ arie basukiPetugas Imigrasi saat mengamankan warga negara asing yang terjaring Operasi Wirawaspada 2025 saat konpers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). merdeka.com/ arie basukiPetugas Imigrasi saat mengamankan warga negara asing yang terjaring Operasi Wirawaspada 2025 saat konpers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). merdeka.com/ arie basukiPetugas Imigrasi saat mengamankan warga negara asing yang terjaring Operasi Wirawaspada 2025 saat konpers di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). merdeka.com/ arie basuki
Kantor Imigrasi Jayapura menindak 115 warga negara asing sepanjang tahun 2025, menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya. Kinerja Imigrasi Jayapura ini dinilai positif dalam menjaga kedaulatan wilayah dan keamanan nasional.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mencatat penurunan signifikan dalam penindakan WNA sepanjang 2025. Penindakan WNA Jayapura ini menunjukkan kinerja positif dalam pengawasan keimigrasian, meskipun pengawasan tetap ditingkatkan.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu mendeportasi delapan WNA sepanjang tahun 2025 karena berbagai pelanggaran keimigrasian, termasuk kasus penyamaran WNI yang menonjol.
Imigrasi Jakarta Pusat telah melakukan **deportasi WNA** sebanyak 97 orang dari 190 yang ditangkap sepanjang Januari-Oktober 2025, mayoritas melanggar batas izin tinggal.
Imigrasi Jakarta Pusat telah melakukan **deportasi WNA** sebanyak 97 orang dari 190 yang ditangkap sepanjang Januari-Oktober 2025, mayoritas melanggar batas izin tinggal.
Kantor Imigrasi Karawang tegas melakukan deportasi WNA Karawang yang melanggar aturan keimigrasian, bahkan hingga dicantumkan dalam daftar hitam. Apa saja pelanggaran yang paling sering terjadi?
Operasi pencarian helikopter hilang di hutan Sekadau memasuki tahap evakuasi setelah titik jatuh berhasil ditemukan tim gabungan di tengah medan sulit,