FOTO: Melihat Pabrik Robot Masa Depan di Beijing
Beijing mempercepat pengembangan robot humanoid melalui riset, pelatihan, hingga produksi massal.
Di salah satu kawasan industri Beijing, deretan robot humanoid dilatih untuk mengenali lingkungan, memahami perintah, dan menjalankan berbagai tugas yang kelak akan mereka lakukan di dunia nyata. Pemandangan tersebut menjadi gambaran ambisi China dalam mempercepat pengembangan teknologi robot berbasis kecerdasan buatan.
Pusat Inovasi Robotika Humanoid Beijing atau X-Humanoid menjadi salah satu pusat pengembangan utama yang mendorong lahirnya generasi baru robot humanoid. Saat ini, lebih dari 120 robot beroperasi dalam lebih dari 30 skenario penggunaan, mulai dari rumah tangga, ritel, industri, perkantoran, hingga layanan kesehatan dan perawatan lansia.
Untuk melatih kemampuan robot, pusat tersebut membangun basis data dan fasilitas pelatihan berskala besar yang mampu menghasilkan lebih dari 500 jam data setiap hari. Hingga kini, hampir 20.000 jam data berkualitas tinggi telah dikumpulkan untuk mendukung pengembangan kecerdasan robot.
Fokus pengembangan saat ini masih diarahkan pada kebutuhan lembaga penelitian, pendidikan, dan sektor industri. Sementara itu, penggunaan robot secara luas di lingkungan rumah tangga masih membutuhkan waktu sebelum benar-benar siap diterapkan.
Dorongan terhadap industri robotika tidak hanya dilakukan melalui penelitian. Beijing juga membangun jalur komersialisasi agar teknologi yang dikembangkan dapat lebih cepat menjangkau pengguna.
Salah satunya melalui Robot World di kawasan E-town. Fasilitas yang disebut sebagai toko 4S pertama di dunia untuk robot AI berwujud itu menjadi tempat bertemunya perusahaan robotika, peneliti, dan calon pengguna. Lebih dari 150 produk robot dari lebih dari 70 perusahaan dipamerkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari industri hingga penggunaan rumah tangga.
Di sisi manufaktur, Beijing juga mempercepat pembangunan kapasitas produksi. Salah satu proyek yang menonjol adalah Pabrik Super Kecerdasan Terwujud Beijing milik LY iTech.
Pabrik tersebut menyediakan layanan produksi terpadu yang mencakup seluruh rantai manufaktur robot, mulai dari pembuatan komponen presisi, perakitan, hingga pengujian akhir. Fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 10.000 robot AI terwujud pada 2026.
Perkembangan industri robotika di ibu kota China juga mulai terlihat dari penerapannya di lapangan. Hingga saat ini, sebanyak 199 produk robot inovatif telah digunakan dalam 134 skenario di berbagai wilayah Beijing, termasuk layanan kesehatan, pekerjaan rumah tangga, penyortiran logistik, katering, dan ritel.