Mirip Terminator, Robot ini Tiba-tiba Ngamuk sampai Pukul Orang Membabi Buta

Sebuah robot ngamuk mirip terminator sedang viral ketika sedang diperbaiki. Berikut videonya.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Mirip Terminator, Robot ini Tiba-tiba Ngamuk sampai Pukul Orang Membabi Buta
Mirip Terminator, Robot ini Tiba-tiba Ngamuk sampai Pukul Orang Membabi Buta (x)

Sebuah insiden mengejutkan terekam kamera di sebuah pabrik di China. Dalam video yang kini viral, terlihat sebuah robot humanoid tiba-tiba mengamuk saat sedang diuji coba.

Momen menegangkan ini disebut-sebut sebagai gambaran nyata dari “kebangkitan mesin”, mirip adegan dalam film fiksi ilmiah distopia seperti Terminator atau RoboCop.

Mengutip NYPost, Rabu (7/5), video yang diunggah oleh media Belarus, Nexta, di platform X (dulu Twitter), memperlihatkan robot berkaki dua yang tergantung di derek di lantai pabrik.

Di sekelilingnya, dua orang teknisi tampak sedang mengawasi, kemungkinan sedang menguji kemampuan sang robot. Suasana tampak normal, hingga tiba-tiba robot tersebut mulai mengamuk—mengayunkan tangan dan kakinya ke segala arah secara liar.

Adegan tersebut berlangsung cepat. Robot tampak menggeliat hebat dan bahkan menyeret dudukan tempat ia tergantung, membuat para teknisi kewalahan menghindar.

Dalam kekacauan itu, robot sempat jatuh ke lantai dan beberapa benda di sekitarnya terlempar. Salah satu teknisi akhirnya berhasil menghentikan "amukan" robot dengan menarik kembali dudukannya ke posisi semula.

Tidak dijelaskan apakah insiden ini akibat malfungsi atau kesalahan sistem. Namun, tayangan ini cukup untuk membuat banyak netizen panik. Komentar pun membanjiri unggahan Nexta, dengan berbagai referensi ke film-film tentang pemberontakan AI.

"Sudah kayak Terminator, tinggal tunggu Sarah Connor muncul," tulis seorang pengguna. Lainnya berkata, "Beginilah mungkin bentuk awal dari pemberontakan mesin." Bahkan ada yang mengaitkan kejadian ini dengan ketakutan terhadap penggunaan robot dalam dunia medis. "Ini yang bikin saya ngeri dengan operasi pakai robot," kata salah satu komentar.

Meski lokasi pabrik tak disebutkan secara pasti, laporan menyebut bahwa insiden ini terjadi di China, negara yang dalam beberapa tahun terakhir agresif mengembangkan robot berbentuk manusia.

Beberapa bulan sebelumnya, perusahaan teknologi China, Pudu Robotics, merilis robot humanoid bernama D9 yang tampil menyerupai tokoh dalam film I, Robot.

Robot ini mampu berjalan dengan kecepatan 7 km/jam, naik turun tangga, hingga menjaga keseimbangan meskipun terdorong. Kemampuannya memang dirancang untuk menunjang interaksi manusia-mesin dalam berbagai konteks kerja dan layanan.

Selain itu, pada Februari lalu, Clone Robotics merilis cuplikan video tentang "Protoclone", sebuah android dengan sistem otot dan rangka yang dirancang menyerupai tubuh manusia.

Robot ini diklaim sebagai android muskuloskeletal bipedal pertama di dunia. Ia dirancang untuk membantu tugas-tugas sehari-hari seperti memasak, membersihkan, hingga mengobrol.

Namun, alih-alih kagum, sebagian besar penonton justru merasa ngeri. Komentar menyebut robot tersebut “terlalu mirip manusia” dan “terlihat menyeramkan seperti ciptaan Frankenstein”.

Perkembangan teknologi robot humanoid memang menimbulkan dilema. Di satu sisi, mereka menjanjikan efisiensi, keselamatan, dan otomatisasi.

Di sisi lain, potensi gangguan, malfungsi, atau bahkan penyalahgunaan menjadi momok nyata. Kasus robot yang “mengamuk” ini menjadi peringatan bahwa kendali terhadap sistem robotik dan kecerdasan buatan harus benar-benar dipastikan aman.

Yang pasti, video ini telah memperkuat kekhawatiran publik soal AI dan robotika. Dan di tengah euforia teknologi, insiden seperti ini menjadi pengingat bahwa mesin—secerdas apapun—tetap membutuhkan pengawasan manusia yang cermat dan etika yang kuat sebagai penyeimbang.

Rekomendasi