Kaleng susu bekas bisa Anda sulap menjadi pot tanaman hias yang fungsional sekaligus menarik. Cukup bersihkan, buat lubang di bagian dasar sebagai saluran pembuangan, lalu isi media tanam sesuai kebutuhan. Cara ini membantu mengurangi sampah dan menghadirkan sudut hijau tanpa harus membeli pot baru.
Ukurannya yang beragam dan material yang kokoh membuat kaleng susu bekas mudah ditempatkan di rak, digantung, atau diletakkan di atas meja, teras, hingga halaman rumah. Banyak tanaman hias tumbuh baik di wadah ini asalkan mendapat cahaya memadai, penyiraman teratur sesuai kondisi media, dan penggantian media saat akar mulai memenuhi pot.
Advertisement
Sebelum Memulai: Persiapan Pot dari Kaleng Susu Bekas
Kaleng susu bekas aman digunakan sebagai pot setelah dicuci bersih dan bagian bawahnya diberi lubang. Lubang drainase penting agar air penyiraman tidak menggenang di dasar pot.
Sejumlah tanaman yang cocok dibudidayakan dalam kaleng susu bekas antara lain sirih gading, lidah mertua, lili Paris, kaktus mini, tanaman ZZ, peperomia, janda bolong, aglaonema, tradescantia, dan sukulen. Pembuatan lubang di bagian dasar kaleng membantu air keluar sehingga media tidak menahan kelembapan terlalu lama. Dengan begitu, akar dapat bernapas dan tumbuh dengan baik.
Pot dari kaleng susu bisa Anda tempatkan di teras, balkon, rak tanaman, meja, dekat jendela, atau halaman rumah. Penempatan menyesuaikan kebutuhan cahaya masing-masing tanaman. Penyiraman mengikuti kondisi media: sebagian besar tanaman hias lebih baik disiram saat media mulai mengering. Periksa kelembapan dengan menyentuh permukaan media sebelum menambah air.
Advertisement
10 Ide Pot Kaleng Susu Bekas dan Cara Merawat Tanamannya
Berikut inspirasi pemanfaatan kaleng susu bekas menjadi pot tanaman hias, lengkap dengan saran penataan dan langkah perawatan harian.
- Kaleng Susu Bekas Polos untuk Sirih Gading
Gunakan kaleng susu tanpa banyak perubahan: bersihkan bagian luar, boleh diberi warna atau dibiarkan apa adanya, lalu lubangi dasar kaleng. Letakkan di rak atau jadikan pot gantung karena daun sirih gading akan menjuntai saat batang memanjang. Media tanam bisa berupa campuran tanah dan kompos.
- Siram saat media mulai mengering.
- Letakkan di tempat yang mendapat cahaya.
- Buang daun yang mulai mengering.
- Tambahkan media tanam bila permukaannya berkurang.
- Pindahkan ke wadah lebih besar bila akar mulai penuh.
- Kaleng Susu Bekas Bermotif untuk Lidah Mertua
Hias kaleng dengan kertas bermotif, kain, atau cat agar tampil lebih menarik. Pastikan dasar tetap memiliki lubang drainase. Pot bisa disusun berjajar di teras, dekat pintu masuk, atau sudut rumah. Lidah mertua mudah dirawat, toleran cahaya dalam ruangan dari jendela, dan nyaman selama akar belum memenuhi media tanam.
- Siram ketika media benar-benar mulai kering.
- Letakkan pada tempat yang mendapat cahaya.
- Bersihkan daun dari debu secara berkala.
- Hindari air menggenang di dasar pot.
- Ganti media tanam bila sudah padat.
- Kaleng Susu Bekas Gantung untuk Lili Paris
Pasang tali pada sisi kanan–kiri kaleng untuk membuat pot gantung. Cara ini efektif memanfaatkan ruang di teras, pagar, atau balkon. Buat lubang pembuangan air sebelum ditanami. Daun lili Paris akan menjuntai dan tanaman dapat diperbanyak dari anakan di ujung batang. Gantung pada ketinggian berbeda agar susunan rapi.
- Siram saat media mulai mengering.
- Tempatkan di lokasi yang mendapat cahaya.
- Potong daun yang sudah mengering.
- Pisahkan anakan bila sudah banyak.
- Tambahkan media tanam bila mulai berkurang.
- Kaleng Susu Bekas Bercat untuk Kaktus Mini
Cat kaleng dengan satu warna agar tampak rapi, lalu buat beberapa lubang di bagian bawah. Susun di meja, rak, atau ambang jendela; kombinasikan berbagai ukuran kaleng agar lebih harmonis. Kaktus mini tidak butuh penyiraman sering, dapat tumbuh di dalam maupun luar ruangan selama mendapat cahaya. Isi media hampir penuh dan letakkan kaktus di tengah agar stabil saat tumbuh dan bertunas.
- Siram saat media sudah kering.
- Letakkan di tempat yang mendapat cahaya.
- Hindari air menggenang di dasar kaleng.
- Bersihkan permukaan media dari daun kering.
- Ganti media tanam bila mulai padat.
- Kaleng Susu Bekas Berbalut Tali Rami untuk Tanaman ZZ
Balut bagian luar kaleng dengan lilitan tali rami yang direkatkan. Sederhana, hemat bahan, dan mudah dibuat. Letakkan di ruang tamu, ruang kerja, atau teras. Tetap sediakan lubang pembuangan air. Tanaman ZZ perawatannya mudah, bisa tumbuh di dalam ruangan yang mendapat cahaya dari jendela maupun teras teduh. Tata bersama pot lain di satu rak agar rapi.
- Siram ketika media mulai mengering.
- Letakkan di tempat yang mendapat cahaya.
- Buang daun yang sudah mengering.
- Bersihkan permukaan daun secara berkala.
- Tambahkan media tanam bila mulai berkurang.
- Kaleng Susu Bekas Warna Putih untuk Peperomia
Cat putih membuat pot mudah dipadukan dengan berbagai sudut rumah. Desain sederhana menonjolkan tanaman, cocok di meja belajar, rak buku, atau dekat jendela. Pastikan dasar kaleng berlubang. Peperomia mudah dirawat di dalam ruangan dan tidak cepat memenuhi pot; beberapa ukuran pot bisa disusun sejajar atau bertingkat.
- Siram saat media mulai kering.
- Tempatkan di lokasi yang mendapat cahaya.
- Bersihkan daun dari debu.
- Buang daun yang sudah mengering.
- Ganti media tanam bila diperlukan.
- Kaleng Susu Bekas Bermotif Garis untuk Janda Bolong
Beri motif garis menggunakan cat atau pita tanpa mengubah bentuk asli kaleng. Setelah dihias, lubangi dasar kaleng sebagai saluran air. Letakkan di rak, meja, atau teras. Janda bolong mudah tumbuh dalam pot sedang selama media terjaga. Bisa ditempatkan sebagai titik fokus di sudut ruang atau dikelompokkan dengan tanaman lain.
- Siram saat media mulai mengering.
- Letakkan di tempat yang mendapat cahaya.
- Bersihkan daun secara berkala.
- Tambahkan media tanam bila berkurang.
- Pindahkan ke pot lain jika akar mulai penuh.
- Kaleng Susu Bekas Berlubang Motif untuk Aglaonema
Buat lubang-lubang kecil pada sisi luar kaleng membentuk pola sederhana, lalu cat agar tampak unik. Lubang samping hanya sebagai hiasan; bagian dasar tetap wajib memiliki saluran pembuangan. Susun pot berjajar di rak agar tertata. Aglaonema mudah ditemukan dan tumbuh baik di dalam maupun luar ruangan. Kaleng tetap cukup selama akar belum memenuhi wadah. Variasikan tinggi pot untuk memanfaatkan ruang kosong.
- Siram ketika media mulai mengering.
- Tempatkan pada lokasi yang mendapat cahaya.
- Bersihkan daun dari debu.
- Buang daun yang sudah mengering.
- Ganti media tanam bila diperlukan.
- Kaleng Susu Bekas Gantung dengan Rantai untuk Tradescantia
Gunakan rantai atau kawat sebagai pengganti tali agar pot gantung lebih kokoh. Pasang di teras, balkon, atau dekat jendela. Buat beberapa lubang di dasar kaleng. Tradescantia tumbuh cepat, batangnya memanjang dan menjuntai sehingga cocok ditanam gantung. Beri jarak antar pot agar tanaman leluasa dan perawatan lebih mudah.
- Siram saat media mulai mengering.
- Letakkan di tempat yang mendapat cahaya.
- Pangkas batang yang terlalu panjang.
- Buang daun yang mengering.
- Tambahkan media tanam bila diperlukan.
- Kaleng Susu Bekas Kombinasi Warna untuk Sukulen
Cat kaleng dengan kombinasi beberapa warna lalu susun di rak sesuai ukuran. Tiap kaleng tetap harus memiliki lubang bawah agar air tidak mengendap. Ini cara praktis memulai berkebun dari barang yang ada di rumah. Sukulen minim perawatan dan dapat tumbuh pada berbagai ukuran kaleng selama media cukup menampung akar. Kelompokkan beberapa jenis sukulen pada satu rak agar mudah dijangkau saat penyiraman dan pembersihan.
- Siram saat media benar-benar mulai kering.
- Letakkan di tempat yang mendapat cahaya.
- Hindari air menggenang.
- Bersihkan daun yang sudah kering.
- Ganti media tanam bila diperlukan.