Warga mengantre untuk membeli beras murah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog di Kecamatan Bekasi Utara, Jawa Barat, Kamis (22/2/2024). Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Beras SPHP adalah beras yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog sejak 2023. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Beras SPHP belakangan ini menjadi pilihan alternatif sejumlah konsumen di tengah terus melonjaknya harga beras. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Selain lebih terjangkau, beras SPHP adalah beras yang saat ini sedang digenjot Pemerintah membanjiri pasar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Untuk 2024 ini, penyaluran beras SPHP ditargetkan 1,2 juta ton dengan harga berdasarkan zonanya yakni 1 Rp 10.900 per kg. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Beras SPHP menjadi instrumen penting pemerintah dalam menekan gejolak harga pangan dan memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat, terutama berpenghasilan rendah. Program Beras SPHP ini dirancang untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan.
Perum Bulog menargetkan distribusi beras SPHP sebanyak 828 ribu ton sepanjang tahun 2026. Ini merupakan upaya krusial untuk menjaga stabilitas harga beras di pasar dan memastikan ketersediaan bagi masyarakat luas.
Perum Bulog menargetkan penyaluran 828 ribu ton beras SPHP sepanjang 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras nasional, memastikan akses masyarakat luas terhadap pangan terjangkau.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan program Distribusi Beras SPHP 2026 berjalan mulai Maret hingga akhir tahun, menargetkan 828 ribu ton untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di seluruh Indonesia.
Mulai Februari 2026, masyarakat bisa membeli beras SPHP hingga 5 pak per orang. Kebijakan ini diharapkan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional.
Perum Bulog mengusulkan pelonggaran kuota pembelian beras SPHP per orang kepada Bapanas. Tujuannya untuk meningkatkan distribusi dan akses pangan terjangkau, demi stabilitas harga nasional.
Perum Bulog gencar memperkuat intervensi distribusi Beras SPHP di wilayah 3TP, memastikan masyarakat pelosok tetap mudah mengakses pangan pokok dengan harga terjangkau. Apa strateginya?
Bulog memperkuat strategi distribusi beras SPHP dengan menggandeng Pegadaian dan Lapas di seluruh Indonesia, menunjukkan komitmen menjaga stabilitas harga pangan nasional.
Perum Bulog Cabang Meulaboh telah menyalurkan 890.257 kg beras SPHP Bulog di Aceh Barat hingga September 2025. Bagaimana upaya ini menjaga stabilitas harga pangan?
Pemerintah gencar perluas **distribusi beras SPHP** hingga puluhan ribu ritel modern untuk memastikan akses mudah dan harga stabil bagi masyarakat, apakah ini solusi efektif?
Perum Bulog berhasil mendistribusikan hampir 400.000 ton beras SPHP ke seluruh Indonesia, mendekati target 1,3 juta ton untuk stabilisasi harga pangan. Bagaimana upaya ini menekan inflasi?
Perum Bulog telah menyalurkan hampir 400 ribu ton beras SPHP untuk stabilisasi harga pangan, bahkan berhasil menekan inflasi di ratusan daerah. Bagaimana dampak program Beras SPHP Bulog ini lebih lanjut?
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan capaian signifikan dalam mewujudkan **Swasembada Pangan Indonesia**, dengan angka impor hanya 5 persen dari 11 komoditas strategis, jauh di bawah batas yang ditetapkan FAO.
Perum Bulog mencatat rekor stok beras nasional mencapai 5 juta ton pada April 2026, dengan Bulog Meulaboh menyumbang lebih dari 5.000 ton. Angka ini menandai pergeseran strategi ketahanan pangan, memperkuat fondasi stabilitas harga di Indonesia.
Perum Bulog Divre Lebak-Pandeglang menjamin stok beras melimpah hingga dua tahun ke depan, memastikan kebutuhan konsumsi masyarakat aman selama Ramadhan dan Lebaran 2026.
Perum Bulog memastikan kesiapan stok beras Bulog dan kebutuhan pangan lainnya aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Imlek, Nyepi, hingga Idul Fitri 2026, guna menjaga stabilitas harga dan pasokan di masyarakat.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan stok beras Bulog mencapai 3,35 juta ton, memastikan ketersediaan pangan aman hingga Idul Fitri 2026 dan siap menghadapi lonjakan permintaan.