Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh dalam Kondisi Aman
Kepastian tersebut disampaikan Ahmad setelah melakukan peninjauan terhadap data persediaan beras dan minyak goreng di 15 gudang Bulog.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa stok beras dan minyak goreng di Provinsi Aceh saat ini dalam keadaan aman dan mencukupi. Pasokan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya bagi mereka yang terdampak bencana, menjelang bulan Ramadan.
Kepastian tersebut disampaikan Ahmad setelah melakukan peninjauan terhadap data persediaan beras dan minyak goreng di 15 gudang Bulog yang tersebar di seluruh Aceh. Berdasarkan catatan per Jumat (9/1), stok beras di gudang-gudang tersebut mencapai 64.889 ton, sedangkan persediaan minyak goreng tercatat sebesar 307.220 liter.
"Jadi masyarakat yang ada di Aceh, khususnya yang terdampak bencana, tidak perlu bimbang dan ragu, apalagi menjelang Ramadan. Jadi stok beras Bulog cukup banyak, minyak goreng juga banyak," ujar Ahmad dalam konferensi pers yang diadakan pada Jumat (9/1).
Selain di Aceh, Ahmad juga memastikan bahwa persediaan beras dan minyak goreng di wilayah lain yang terdampak bencana juga dalam keadaan aman. Di Sumatra Utara, misalnya, ia menjelaskan bahwa stok beras dan minyak goreng masing-masing tercatat sebesar 17.904 ton dan 284.588 liter.
Sementara itu, di Sumatera Barat, persediaan beras dan minyak goreng masing-masing mencapai 5.508 ton dan 15.928 liter. Tidak hanya di provinsi yang terdampak bencana, Ahmad juga menegaskan bahwa stok beras nasional tetap aman menjelang hari-hari besar keagamaan, seperti Imlek dan Idulfitri.
Menurutnya, cadangan beras pemerintah saat ini sebesar 3,35 juta ton sangat cukup untuk mengantisipasi peningkatan permintaan yang biasanya terjadi pada periode tersebut.
"Jadi total stok beras Bulog di tanah air adalah 3,35 juta ton, dan kesiapan stok ini untuk menghadapi Imlek dalam waktu dekat, kemudian menghadapi Ramadan, kemudian menghadapi Lebaran. Insyaallah stok ini akan terus bertambah," tutupnya.