Fadli Zon Beberkan Urgensi Penulisan Ulang Sejarah, Ini Daftar Jilid Bukunya
Menteri Kebudayaan Fadli Zon membeberkan urgensi penulisan sejarah ulang Indonesia.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon membeberkan urgensi penulisan sejarah ulang Indonesia. Salah satunya untuk menegaskan pembebasan kolonial dan menegaskan perspektif Indonesia-Sentris.
"Sekarang ini kita 80 tahun Indonesia Merdeka sudah saya kira waktunya kita memberikan pembebasan total dari bias kolonial ini, dan menegaskan perspektif Indonesia-Sentris," kata Fadli saat rapat bersama komisi X di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/5).
Urgensi selanjutnya adalah untuk menjawab tantangan kekinian dan globalisasi, membentuk identitas nasional yang kuat, menegaskan otonomi sejarah atau sejarah otonom, relevansi untuk generasi muda, dan reinventing Indonesia Identity.
"Lebih lebih lagi karena kita terakhir menulis sejarah itu hingga 25 tahun yang lalu, dan belum pernah ada lagi penulisan," ucapnya.
Fadli menerangkan, pihaknya telah membuat satu tim yang melibatkan 113 penulis. Para penulis ini terdiri dari sejarawan bergelar guru besar, profesor atau doktor di bidang sejarah. Tim penulis ini berasal dari Aceh sampai Papua.
"Termasuk ada arkeolog, ada yang latar belakang arsitektur dari 34 perguruan tinggi dan 8 institusi, dan 113 penulis," ujarnya.
"Ada 20 editor jilid dan 3 editor umum, semuanya dari kalangan akademisi tadi arkeolog, geografi, sejarah, ilmuwan humaniora lainnya," sambungnya.
Fadli melanjutkan, penulisan sejarah ulang ini tidak dari awal. Tetapi, lebih menekankan perspektif Indonesia-Sentris.
"Tidak dimulai dari 0 sebetulnya, tetapi yang ingin kita mulai tegakkan itu adalah perspektif Indonesiamya, Indonesia-Sentris," jelasnya.
"Kalau ada disebut official resmi itu hanya ucapan saja, tetapi itu tidak mungkin ditulis ini sejarah resmi, tetapi ini sejarah nasional Indonesia yang merupakan bagian dari penulisan penulisan para sejarawan," terangnya.
Fadli menambahkan, ada 11 Jilid buku sejarah Indonesia yang disusun. Berikut daftarnya:
Jilid I Sejarah Awal Nusantara
Jilid II Nusantara dalam Jaringan Global: India dan Cina
Jilid III Nusantara dalam Jaringan Global: Timur Tengah
Jilid IV Interaksi dengan Barat: Kompetisi dan Aliansi
Jilid V Respons terhadap Penjajahan
Jilid VI Pergerakan Kebangsaan
Jilid VII Perang Kemerdekaan Indonesia
Jilid VIII Masa Bergejolak dan Ancaman Integrasi
Jilid IX Orde Baru (1967-1998)
Jikie X Era Reformasi (1999-2024)
Jilid XI Faktaneka dan Indeks.