Menbud Fadli Zon Tekankan Kolaborasi dalam Pelestarian Cagar Budaya Nasional
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam upaya Pelestarian Cagar Budaya di Indonesia, demi menjaga warisan bangsa yang tak ternilai.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menekankan pentingnya upaya kolaboratif dalam pelestarian bangunan cagar budaya. Keterlibatan seluruh pihak sangat dibutuhkan guna menjaga warisan budaya agar bisa lestari dan berkelanjutan di masa depan. Penekanan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Minggu (05/4) lalu.
Kunjungan Menteri Fadli Zon berfokus pada peninjauan dua lokasi penting, yaitu Gedung Paseban Tri Panca Tunggal dan Gedung Kesenian Raksa Wacana. Kedua situs ini menjadi representasi komitmen kuat Kementerian Kebudayaan terhadap keberlangsungan cagar budaya di wilayah tersebut. Pemerintah pusat menunjukkan perhatian serius terhadap aset-aset budaya bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Fadli Zon menegaskan dukungan penuh Kementerian Kebudayaan untuk kemajuan kebudayaan nasional. Ini mencakup Pelestarian Cagar Budaya seperti Paseban Tri Panca Tunggal yang memiliki nilai historis tinggi. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya Indonesia.
Komitmen Kementerian Kebudayaan pada Cagar Budaya di Kuningan
Gedung Paseban Tri Panca Tunggal, yang berlokasi di Kelurahan Cigugur, merupakan sebuah monumen bersejarah yang sangat penting. Bangunan ini juga berfungsi sebagai simbol filosofis "rahim" budaya bagi masyarakat adat penganut Sunda Wiwitan. Di dalam dinding-dindingnya, Masyarakat Adat Karuhun Urang (AKUR) secara turun-temurun menjaga ajaran luhur Sunda Wiwitan yang menekankan pada lima kesempurnaan manusia. Keberadaan gedung ini menjadi bukti nyata kekayaan budaya lokal.
Lebih dari sekadar bangunan, Paseban juga menjadi pusat lahirnya tradisi Seren Taun, sebuah upacara syukur panen yang sakral. Tradisi ini melambangkan kedaulatan pangan serta harmoni yang mendalam antara masyarakat dengan alam sekitarnya. Ini menunjukkan betapa eratnya hubungan budaya dan lingkungan dalam kehidupan masyarakat setempat. Pelestarian cagar budaya seperti Paseban Tri Panca Tunggal sangat vital untuk menjaga nilai-nilai ini.
Menbud Fadli Zon secara langsung meninjau fasilitas ini sebagai bentuk perhatian serius pemerintah terhadap warisan budaya. Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam upaya pelindungan serta pemajuan warisan budaya bangsa. Dukungan ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan tradisi dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
Peran Kolaborasi dalam Mengembangkan Gedung Kesenian
Melanjutkan agenda kunjungannya, Menteri Fadli Zon turut meninjau Gedung Kesenian Raksa Wacana. Ia kembali menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya Pelestarian Cagar Budaya dan pengembangan seni. Keterlibatan ini mencakup berbagai tingkatan, mulai dari Kementerian Kebudayaan, pemerintah daerah, hingga individu filantropis dan pihak swasta yang peduli terhadap kesenian dan kebudayaan.
Kehadiran gedung-gedung kesenian di setiap kabupaten dinilai sangat krusial untuk pengembangan dan ekspresi budaya lokal. Kementerian Kebudayaan menyatakan akan mendukung revitalisasi gedung-gedung kesenian, taman-taman budaya, dan museum di seluruh Indonesia. Dukungan ini bertujuan menciptakan ruang budaya yang semakin dinamis dan mampu mencetak generasi kreatif yang mencintai identitas bangsa.
Gedung Kesenian Raksa Wacana sendiri lahir dari visi besar H. Aang Hamid Suganda, salah satu tokoh kunci pembangunan di Kuningan. Nama "Raksa Wacana" membawa pesan mendalam dalam budaya Sunda, yang berarti "menjaga amanah" atau "memelihara ucapan". Visi ini tidak hanya berakar pada bidang seni, tetapi juga diwujudkan melalui bantuan ekonomi dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Raksa Wacana Agri Purnama yang berdiri sejak tahun 1995.
Kini, Gedung Kesenian Raksa Wacana telah bertransformasi menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk mulai mengenal dan mencintai akar budayanya sejak dini. Melalui langkah kolaboratif ini, Kementerian Kebudayaan terus memperkuat upaya pelindungan dan pemajuan warisan budaya bangsa. Dengan dukungan fisik yang memadai dan agenda kegiatan terencana, diharapkan gedung kesenian ini dapat terus berkembang.
Sumber: AntaraNews