Dindikbud Serang Beri Kebebasan Sekolah Ikuti Program Makan Bergizi Gratis Saat Ramadhan 2026
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang memberikan kebebasan penuh kepada sekolah untuk berpartisipasi dalam Program Makan Bergizi Gratis selama Ramadhan 2026, menjaga kekhusyukan ibadah dan kualitas gizi siswa.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang memberikan kewenangan penuh kepada sekolah untuk menentukan partisipasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan ini diterapkan guna menghormati kebijakan internal setiap lembaga pendidikan di wilayah tersebut. Partisipasi sekolah dalam program ini bersifat sukarela tanpa ada unsur pemaksaan.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Kota Serang, Reni Rafiani, menjelaskan bahwa bagi sekolah yang memilih tidak menerima distribusi, jatah makanan akan langsung dinonaktifkan dalam sistem digital. Langkah ini menjamin transparansi serta akuntabilitas data alokasi makanan. Penonaktifan tersebut memastikan bahwa alokasi tidak dialihkan kepada pihak lain.
Program MBG sendiri dijadwalkan mulai didistribusikan secara masif pada 23 Februari 2026. Inisiatif ini diharapkan tetap dapat memberikan manfaat gizi bagi siswa, santri, hingga ibu hamil di Kota Serang. Terutama bagi mereka yang memilih untuk tetap bergabung dalam program selama periode Ramadhan.
Fleksibilitas Partisipasi Sekolah di Serang
Dindikbud Kota Serang secara tegas menyatakan bahwa keikutsertaan sekolah dalam Program Makan Bergizi Gratis selama Ramadhan adalah sukarela. Pihak sekolah memiliki hak penuh untuk memutuskan apakah akan melanjutkan atau menangguhkan partisipasi mereka. Kebijakan ini mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menghargai otonomi serta kondisi spesifik setiap sekolah.
Hingga saat ini, data menunjukkan bahwa sebanyak 226 sekolah telah memilih untuk tetap menjalankan program MBG. Sementara itu, 22 sekolah swasta lainnya memutuskan untuk tidak berpartisipasi selama bulan puasa. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan masing-masing sekolah terkait jadwal dan kegiatan selama Ramadhan.
Reni Rafiani menambahkan bahwa mekanisme penonaktifan jatah melalui sistem digital telah disiapkan. Ini untuk memastikan bahwa alokasi makanan yang tidak diambil tidak disalahgunakan atau dialihkan. Sistem ini juga menjaga integritas data distribusi program secara keseluruhan.
Penyesuaian Jadwal dan Menu Program MBG Selama Ramadhan
Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) Kota Serang, Nuni Pratiwi, menjelaskan adanya fleksibilitas dalam pengaturan jadwal pembagian paket makanan. Sekolah yang tetap berpartisipasi dapat menentukan waktu distribusi berdasarkan kesepakatan bersama. Penyesuaian ini bertujuan agar Program MBG tidak mengganggu kekhusyukan ibadah puasa atau jadwal belajar yang berubah.
Bagi sekolah yang tetap menerima distribusi, menu Program Makan Bergizi Gratis Serang akan disesuaikan. Makanan yang diberikan akan berupa jenis kering seperti roti isi, telur, dan kurma. Penyesuaian menu ini dilakukan untuk menjaga kualitas makanan hingga waktu berbuka puasa.
Petugas di lapangan juga diberikan instruksi ketat untuk tidak memberikan produk instan pabrikan. Mereka wajib mengolah bahan pangan segar secara mandiri untuk setiap paket makanan. Kebijakan ini menekankan pentingnya kualitas gizi serta keamanan pangan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Sumber: AntaraNews